Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PAN Muslim Ayub menyampaikan keprihatinannya atas gempa yang mengguncang Aceh dengan kekuatan 6,4 skala richter.
Muslim mengak ada keluarganya yang menjadi korban luka di Pidie Jaya.
Muslim mengatakan keluarganya memiliki dua toko di Pidie Jaya.
Namun, Muslim yang berasal dari Dapil Aceh belum dapat menceritakan detil mengenai keluarganya.
"Runtuh, rukonya ada luka sedikit lalu dibawa ke rumah sakit," kata Muslim kepada Tribunnews.com, Rabu (7/12/2016).
Muslim mengatakan korban gempa Aceh masih simpang siur.
Informasi yang didapatkan Muslim terdapat korban jiwa serta luka-luka.
"Disana penanganan masih terus dilakukan," kata Anggota Komisi III DPR RI.
Muslim mengatakan warga Aceh sudah sering mengikuti simulasi bahaya tsunami.
Gempa Aceh saat ini juga belum mendeteksi adanya Tsunami.
Ia menuturkan gempa terjadi saat masyarakat sedang menjalankan salat subuh.
"Mereka berlari setelah salat subuh, yang ditakutkan meruntuhkan rumah. Tapi pihak meteorologi sudah menyampaikan gempa disana tidak berpotensi tsunami," kata Muslim.
Muslim mengatakan bangunan banyak yang runtuh karena titik gempa berada di darat.
Banyaknya korban, kata Muslim, karena masyarakat tidak sempat keluar rumah saat gempa.
Adapula yang sedang tertidur.
"Sebagian runtuh, adapula yang masih utuh. Masih ada juga gempa susulan," kata Muslim.