Harga alat tersebut memang tidak murah, mencapai ratusan juta rupiah.
Kata dia mungkin saja seorang sipil membeli alat tersebut dari luar negri dan menyeludupkannya.
Fauka Noor Farid menyebut di Indonesia sudah ada sipil yang ia tahu menguasai alat tersebut.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudoyono (SBY) menduga ada kelompok yang menyadap permbicaraannya dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesa (MUI) Ma'ruf Amin.
Dugaan muncul setelah ada pernyataan dari pengacara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat sidang kasus dugaan penistaan agama.
Baca tanpa iklan