News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Cegah Hoax, Politikus Golkar Minta Selidiki Kebenaran Informasi

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Sekretaris Jenderal Golkar Hetifah Sjaifudian dalam diskusi diskusi Fraksi Golkar bertemakan Mewujudkan Pers yang Independen dan Netral sebagai salah satu upaya Penanggulangan berita palsu (Hoax) di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/2/2017).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Golkar Hetifah Sjaifudian, menilai pencegahan hoax melalui pers yang independen sangat penting.

Tidak terkecuali bagi perempuan, karena media online dan media sosial sudah menghegemoni kehidupan sehari-hari.

“Banyak muatan negatif dan tidak terpercaya atau muncul begitu saja ke ranah privat, melalui handphone. Sadar tidak sadar, kita sering secara instan ikut menyebarluaskan,” kata Hetifah di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/2/2017).

Anggota Komisi II DPR itu menghimbau agar publik lebih cerdas dalam menilai dan menyelidiki berita.

Ia mengingatkan semua pihak tidak sembarang menyebar berita yang bersifat menghasut, pornografi, ada unsur penipuan, SARA, kekerasan, tidak masuk akal dan tidak bermanfaat.

“Selidiki dulu kebenaran informasi, baru kita sebarkan jika kita yakin informasi itu bermanfaat untuk orang lain," kata Ketua Gerakan Perempuan (GePe) Ormas MKGR.

Diketahui, pengurus GePe MKGR mengikuti diskusi Fraksi Golkar bertemakan 'Mewujudkan Pers yang Independen dan Netral sebagai salah satu upaya Penanggulangan berita palsu (Hoax)’.

Diskusi menghadirkan pembicara diantaranya: Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara; Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo.

Kemudian pakar media sosial Nukman Luthfie, dan wartawan senior Budiarto Shambazy dengan moderator Tantowi Yahya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini