“Tanggal 2 Juli 2014, saya akan ditembak oleh Novel ketika saya mau berangkat Salat Isa dan tarawih di musala MOI karena saya tidak mau menyaksikan perampasan Mobil Jazz B 167 TJF milik istri saya oleh KPK Novel,” kata Muchtar.
Muchtar Effendi juga mengaku pernah didatangi utusan mantan Juru Bicara KPK Johan Budi. Mereka menginginkan harta Muchtar Effendi yang dinilai cukup besar.
Baca tanpa iklan