TRIBUNNEWS.COM - Pertarungan dunia politik kini tak hanya dirasakan dalam kehidupan nyata.
Tapi juga menjalar hingga dalam dunia maya.
Bahkan sekarang persaingan politik itu justru berada dalam ranah dunia maya.
Berbagai isu disebarkan melalui Facebook, Twitter dan Instagram untuk menimbulkan opini publik.
Bahkan dalam media sosial sendiri ada orang yang memang bekerja untuk menyebarkan isu-isu semacam ini.
• Sempat Dikabarkan Meninggal, Panji Sang Petualang Curhat di Media Sosial, Hingga Statusnya Viral
Pekerjaan itu disebut buzzer.
Pada awalnya buzzer memiliki tugas untuk menyebarkan iklan dan promosi sebuah produk dari perusahaan.
Namun sekarang beberapa tokoh dan partai politik juga ikutan menggunakan jasa buzzer.
Menjelang pemilu biasanya buzzer ini semakin aktif bergerilya.
Mereka terus membuat konten-konten guna memenangkan calon yang membayarnya.
Bagi calon yang akan maju pemilu mereka juga akan semakin gencar menambah dan mencari buzzer.
Tujuannya tak lain adalah agar memenangkan dirinya dalam pemilu.
Nah, seorang admin grup Facebook berikut ini mengaku pernah ditawari untuk jadi buzzer seorang calon dalam pilgub (pemilihan gubernur).
Admin yang dimaksud adalah pemilik akun Facebook bernama Ranggie Ragatha.
Baca tanpa iklan