News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasad TNI Jamin Prajuritnya Tidak Lakukan Kampanye Gelap

Penulis: Gita Irawan
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan Wakasal Laksdya TNI Taufiqoerrochman meninjau lokasi atau area yang akan dijadikan sebagai pangkalan TNI di Papua Barat, Jumat (2/2/2018).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono menjamin bahwa prajurit di yang ia pimpin tidak akan ada yang melakukan kampanye gelap dalam Pilkada Serentak 2018.

Mulyono menyampaikan hal tersebut usai memimpin Rapat Pimpinan TNI Angkatan Darat (Rapim TNI AD) Tahun 2018 di Mabes AD, Jalan Veteran No. 5, Jakarta Pusat pada Senin (5/2/2018).

"Tapi terkait dengan instruksi atau isu apapun, 'itu tentara di sana, nanti semua tentara akan milih untuk kampanye gelap'. Tidak ada seperti itu, saya jamin tidak ada prajurit saya yang melakukan kampanye gelap untuk memenangkan salah satu kontestan, terutama yang calon dari TNI. Itu tidak akan," kata Mulyono.

Baca: FOTO-FOTO Longsor di Jalur Puncak, Tertutup Total Sejak Pukul 09.00 WIB

Ia juga meminta masyarakat tidak kahawatir apabila memang ada calon-calon kepala daerah yang merupakan mantan purnawirawan TNI.

Ia mengatakan bahwa semua calon kepala daerah yang merupakan mantan purnawirawan TNI pencalonannya sudah sesuai dengan prosedur.

Baca: Dalam 9 Jam ke Depan Air Kiriman dari Katulampa Tiba di Pintu Air Manggarai

"Yakinlah, masyarakat tidak perlu khawatir pas ada calon-calon yang mantan Purnawirawan dan sebagainya itu sudah sesuai prosedur dan aturan. Jadi tidak usah dikhawatirkan kalo nanti calonnya dari Angkatan Darat, di situ pasti menang, Angkatan Darat akan memilih semua. Itu juga tidak jaminan," kata Mulyono.

Ia menambahkan bahwa kemenangan dalam Pilkada tergantung dari masing-masing calon dan semua masyarakat diberikan hak dan kebebasan untuk memlihi mereka.

"Tetapi semuanya tergantung masing-masing, karena semuanya kan punya hak memilih siapa pun dan sebagainya," kata Mulyono.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini