News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

Bertemu Presiden PKS Senin Depan, SBY Minta di Tempat Netral

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediamannya dikawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018). Pertemuan dilakukan untuk membahas tentang koalisi partai pendukung Capres dan tertutup untuk media. Tribunnews/Jeprima

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Penjajakan komunikasi partai-partai di luar poros Joko Widodo semakin intensif dilakukan. Setelah Ketua Umum Zulkilfi Hasan menyambangi kediaman Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) tiga hari lalu, kini giliran Presiden PKS Sohibul Iman yang akan bertemu dengan pimpinan Parpol berlambang mercy tersebut.

Sohibul mengatakan ia dijadwalkan bertemu SBY pada Senin mendatang (30/7/2018)

"Senin kami akan ketemu pak SBY," kata Sohibul di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat (27/7/2018).

Pertemuan tersebut menurut Sohibul telah direncanakan sejak lama. SBY memilih bertemu hari senin pada pukul 19.00 wib.

waktu pak Syarief (Waketum Demokrat) minta ketemu, saya bilang siap. Kapan pak presiden? Saya bilang kami sediakan waktu sabtu, minggu, atau senin. Pak SBY setelah dikasih tahu pak Syarief memilih hari senin jam 19.00," katanya.

Pertemuan tersebut akan digelar di tempat netral namun dengan posisi tuan rumah PKS. Hal tersebut kata Sohibul atas permintaan SBY.

"Nah tempat itu saya yang minta kepada pak SBY. Selama ini saya selalu dijamu sama pak SBY, kali ini kami ingin menjamu pak SBY, kami tawarkan di DPP, beliau berkenannya di tempat netral, namun InsyaAllah housenya kami" katanya.

Sohibul mengatakan pertemuan tersebut kini sedang disiapkan, dan lokasinya akan diberitahukan sesegera mungkin.

Demokrat yang mengajukan nama untuk menjadi Cawapres Prabowo sebagai syarat koalisi menurut Sohibul merupakan hal yang wajar. Namun menurutnya usulan tersebut tentu harus dibahas bersama partai lainnya.

"Engga masalah, politik ya begitu. Semua harus berkomunikasi. Memperbesar koalisi itu bagus. Semua partai berhak mengajukan," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini