Dari Jogja kita beralih ke Semarang.
Hampir mirip dengan gunungan, warga Semarang ternyata juga punya tradisi apitan.
Yaitu tradisi sedekah bumi dengan cara mengarak tumpeng dan hasil bumi di jalan raya.
Tradisi yang sudah dilakukan secara turun temurun ini merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa.
Setelah didoakan, warga akan berebut gunungan yang berisi hasil bumi tersebut.
3. Mepe Kasur
Dari Jogja dan Semarang, kita menuju ke Jawa Timur.
Tepatnya di Kota Banyuwangi.
Warga Desa Adat Using Kemiren di Banyuwangi ternyata punya tradisi unik jelang Idul Adha.
Bukan mengarak hasil bumi melainkan menjemur kasur atau yang mereka sebut dengan 'mepe kasur'.
Tradisi ini diawali dengan tarian Gandrung dan kemudian dilanjutkan dengan menjemur kasur gembil.
Yaitu kasur berwarna hitam dan merah yang merupakan simbol dari hubungan langgeng.
Masyarakat setempat percaya jika tradisi 'mepe kasur' ini bisa menolak bala dan menjaga keharmonisan rumah tangga.
4. Manten Sapi
Masih di Jawa Timur, kita menuju ke Kota Pasuruan.
Baca tanpa iklan