Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Mochammad Afifudin mengatakan kampanye melalui media sosial boleh dilakukan calon anggota legislatif maupun capres atau cawapres peserta Pemilu 2019.
"Sejak dimulainya kampanye pada 23 September 2018 lalu maka peserta pemilu 2019 termasuk caleg bisa berkampanye di media sosial melalui akun-akun mereka, meskipun akun yang tidak resmi didaftarkan ke KPU RI,” jelas Afifudin dalam acara sosialisasi pengaturan kampanye Pemilu 2019 di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2018).
Baca: Gunung Soputan Meletus, Abu Vulkanik Menyembur 4 Km, Ditetapkan Berada pada Level Siaga
Sementara itu, Afifudin mengatakan bahwa kampanye melalui media massa baru bisa dilakukan 21 hari sebelum hari tenang atau tepatnya mulai 24 Maret 2019.
"Termasuk juga rapat umum yang mengumpulkan massa dalam jumlah banyak baru bisa dilakukan mulai 21 hari sebelum masa tenang,” tegasnya.
Baca: Ditanya Soal Dugaan Penganiayaan Ratna Sarumpaet, Rio Dewanto Matikan Kolom Komentar Pada Akunnya
Menurut Bawaslu ada lima kegiatan kampanye lainnya yang sudah bisa dilakukan peserta Pemilu 2019 selain rapat umum dan iklan di media massa.
Di antaranya pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, pemasangan alat peraga kampanye, dan penyebaran bahan kampanye sesuai ketentuan KPU, serta debat kandidat.