News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2019

KPAI: Rokok Harus Jadi Fokus Kerja Presiden Terpilih

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan, program pengendalian tembakau termasuk rokok harus menjadi fokus kerja presiden terpilih mendatang.

Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty beralasan, rokok yang membuat kecanduan telah terbukti membahayakan kesehatan bagi perokok aktif maupun pasif.

Ia menuturkan, salah satu dampaknya adalah ada perbedaan signifikan pertumbuhan Berat Badan (BB) dan Tinggi Badan (TB) pada anak-anak kelompok perokok, di mana berat badan bayi lebih ringan antara 1-2kg dan tumbuh lebih rendah 0,34 cm, daripada anak-anak yang tumbuh dilingkungan non-perokok.

"Saya akan lebih konsen ke rokok ini. Terkait Dengan rokok, saya sebetulnya mengharapkan kedua paslon dapat membicarakan hal dalam debat mendalam," kata Sitti dalam sebuah diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2019).

Sejauh ini, meski pemerintah telah memiliki aturan larangan iklan rokok di mana-mana, namun angka perokok muda kian meningkat.

Ia mengatakan, pada tahun 2014 saja angka perokok muda naik menjadi 7,73 persen bila dibanding tahun 1993-2000 yang hanya 1,79 persen.

"Anak bisa saja melihat rokok berjasa karena bisa membuat seseorang menjadi sebuah bintang, biar dibilang maco dan keren, secara tidak langsung kalau melihat iklan," terang dia.

Dirinya berharap, memaparkan visi dan misi kedua paslon pada debat ketiga yang diikuti hanya cawapres dapat menunjukan kemajuan signifikan program-program bidang kesehatan.

"Kemudian dua paslon tidak hanya memuat upaya yang sudah terjadi tapi juga antisipasi," ujar Sitti.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini