Juga pengalaman SBY selama dinas di militer termasuk dalam menyelesaikan konflik-konflik komunal, horizontal ketika menjadi Menkopolhukam, baik di Poso, Ambon sampai Aceh dan lain sebagainya.
Termasuk pengalaman dulu ketika menjadi bagian dari pasukan PBB di Bosnia.
"Artinya kita berterima kasih kepada Pak SBY sebagai bapak bangsa yang juga terus tumbuh pemikirannya yang mengedepankan akal sehat dan rasionalitas dan mengingatkan kepada semuanya elit politik jangan sampai 2019 ini, kemudian menjadi semakin menjurus kepada polarisasi yang berdampak pada benturan sesama anak bangsa," katanya.
"Apalagi kalau polarisasi selalu diperkuat dengan narasi politik identitas. Itu yang diingatkan (SBY)."
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul:
Mengapa Demokrat "Serang" Prabowo-Sandiaga Terang-terangan? dan Ini Alasan AHY Tak Hadiri Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di GBK