News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Komnas HAM: Aparat Gunakan Kekerasan Berlebih Saat Demo DPR

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Massa aksi saat melakukan demonstrasi di kawasan DPR/MPR, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019). Pada aksi menolak RKUHP yang berlangsung di jakarta tersebut berakhir ricuh. Tribunnews/Jeprima

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komnas HAM mengungkap temuan awal mereka terkait penanganan demo di DPR yang berujung ricuh‎ beberapa waktu lalu.

Hasilnya diketahui ada penggunaan kekerasan berlebih oleh aparat. Kini Komnas HAM bakal mendalami apakah ada perintah khusus untuk hal itu.

"Memang temuan awal begitu, ada penggunaan kekerasan berlebih oleh aparat. Nanti kami cari tahu, apakah kekerasan berlebih memang dipengaruhi oknum atau ada perintah bahkan komando," tegas Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019).

Baca: PDIP Tegaskan Dukung Amandemen Terbatas untuk GBHN

Kini investigasi Komnas HAM masih dalam proses penyelidikan sehingga dia belum bisa memberikan kesimpulan.

Hanya saja, Beka Ulung memastikan pihaknya menemukan ada tindakan kekerasan dan korban meninggal dunia.

"Sejauh ini masih temuan, belum sampai pada kesimpulan karena kami harus minta keterangan dari kepolisian apakah sudah sesuai protap atau belum. Termasuk soal provokasi di media sosial," imbuhnya.

Beka Ulung menam‎bahkan pihaknya sudah meminta keterangan dari Kapolres Jakarta Barat serta berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk tindak lanjut investigasi termasuk kunjungan ke Rutan Polda.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini