News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Presiden Jokowi Arahkan 4 Poin Penting di Ratas Program Pendidikan dan Beasiswa

Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Daryono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Screenshoot

Baca Juga: Bahas Kenaikan Iuran BPJS dalam Rapat Terbatas, Jokowi Berharap Tak Ada Gejolak Di Masyarakat

Presiden sangat menghimbau agar pemerintah pusat dan daerah segera memperbaiki bangunan - bangunan gedung sekolah baik Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah.

"Yang berkaitan dengan infrastruktur pendidikan, rehabilitasi gedung-gedung sekolah baik sekolah dasar sekolah menengah yang rusak," ujar Jokowi.

Karena ini sangat membahayakan keselamatan murid beserta guru-guru yang berada di bangunan sekolah tersebut.

Jangan sampai terulang kembali kejadian sekolah ambruk seperti kemarin yang terjadi di Pasuruan, Jawa Timur.

Meski ini merupakan ranah dari pemerintah daerah, namun Jokowi tetap menekankan agar segera ada percepatan untuk perbaikan gedung-gedung sekolah.

"Walaupun ini adalah wilayah ranah kewenangan daerah dan mestinya harus menjadi fokus perhatian pemerintah daerah, namun saya minta ada skema program bersama antara pusat dan daerah dalam melakukan percepatan untuk rehabilitasi gedung-gedung yang rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan," ucapnya.

Keempat, adalah adanya peningkatan dalam pelayanan pendidikan.

Terutama terkait dengan urusan beasiswa.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Instagram/jokowi)

Jokowi meminta adanya pengawalan yang baik dalam penyaluran Kartu Indonesia Pintar.

Tak hanya Kartu Indonesia Pintar, Kepala Negara juga meminta program beasiswa lainnya juga dikawal dengan serius.

"Saya minta implementasi penyaluran kartu indonesia pintar kemudian KIP kuliah dan program-program beasiswa agar dikawal dengan sebaik-baiknya sehingga betul-betul tepat sasaran," ungkap Jokowi.

Jokowi menegaskan untuk tidak ada lagi anak-anak yang tidak bisa sekolah karena terganjal masalah biaya.

"Jangan sampai ada yang putus sekolah gara-gara biaya pendidikan," tegasnya.

Dalam Ratas tersebut, dihadiri Menteri - Menteri yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju.

Tak terkecuali Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Makarim.(*)

(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini