"Pokoknya data itu belum akurat belum valid, kami tidak mau menyampaikan masalah data ke media, secara resmi nanti kami akan umumkan kalau memang nanti terjadi Interpelasi ya kami sampaikan," tuturnya.
Jasman pun menilai pihaknya tidak akan mendahului Interpelasi.
Terkait kapan data tersebut akan dikeluarkan, Jasman masih menunggu hak Interpelasi berjalan.
"Saya tidak mau menjawab itu, nanti data kita yang bicara, karena saya tidak mau mendahului Interpelasi, karena kalau kami bagikan pada media akan jadi polemik," tuturnya.
(Tribunnews.com/Maliana)
Baca tanpa iklan