News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Eksklusif Tribunnews

Panja Versus Usulan Pansus Jiwasraya

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tersangka Komisaris PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2020). Benny Tjokrosaputro yang merupakan tahanan Kejaksaan Agung menjalani pemeriksaan di KPK untuk kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya. Tribunnews/Irwan Rismawan

Jika Panja di tiap-tiap komisi tidak maksimal, ucap Sahroni, baru ditingkatkan pembentukan Pansus. Sementara anggota Komisi III dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan agar tidak memasukan unsur politis dalam pembentukan Pansus.

Baca: PKS Usul Pembentukan Pansus Jiwasraya di Ujung Rapat Paripurna DPR

"Coba bayangkan satu situasi di mana pansus awalnya menyelidiki ini ada tidak orang-orang kelompok tertentu yang dekat dengan kekuasaan? Dan itu terus dibahas. Menteri terkait dihajar terus," ucap Arsul.

Baca: Respons Ketua DPR RI Puan Maharani Sikapi Usul ‎PKS dan Demokrat Soal Pembentukan Pansus Jiwasraya

Panja dibentuk demi mendorong pemerintah untuk menindaklanjuti temuan kasus Jiwasraya selama enam bulan ke depan. Arsul mengatakan perbedaan Pansus dan Panja hanya pada Hak Angket."Kalau Pansus kan bisa nanti berlanjut dengan Hak angket. Kalau Panja kan tidak bisa. Itu saja," imbuh Arsul.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani mengatakan pembentukan panitia kerja (panja) kasus Jiwasraya bukan untuk mempolitisasi. Panja, Puan menegaskan justru bertujuan sebaliknya. "Justru pembentukan panja untuk mengeliminasi upaya-upaya politisasi terhadap kasus Jiwasraya," kata Puan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini