TRIBUNNEWS.COM - Khutbah Jumat umumnya disampaikan saat hari Jumat tepatnya saat ibadah shalat Jumat dilaksanakan.
Kata 'khutbah' berasal dari bahasa Arab khotbah yang memiliki arti 'pidato' atau 'ceramah'.
Mengutip dari baznas.go.id, mendengarkan khutbah adalah amalan yang membuat hari Jumat menjadi spesial.
Mengutip dari kemenag.go.id, khutbah umumnya berisi nasihat, ajakan, perintah, atau informasi yang bermanfaat untuk masyarakat.
Berikut Tribunnews rangkum contoh teks khutbah untuk hari ini, Jumat (24/4/2026), dengan tema "Penjelasan dan Manfaat dari Haji yang Mabrur" dikutip dari mui.or.id.
Naskah khutbah dalam artikel ini akan membahas tentang penjelasan dan manfaat dari ibadah haji di tanah suci yang mabrur.
Baca juga: Masih Punya Utang tapi Ingin Haji, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasannya
Khutbah Jumat: Penjelasan dan Manfaat dari Haji yang Mabrur
Khutbah I
اَلسَّلامُ عَليْكُمْ وَرَحْمَةاُللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ شَرَّفَ الْإِنْسَانَ عَلٰى سَائِرِ الْحَيَوَانِ، وَنَفَخَ فِيْهِ مِنْ رُوْحِهِ وَعَلَّمَهُ الْبَيَانَ، وَاَلْهَمَ مَنْ يُرِيْدُ بِهِ خَيْررَ التَّفَقُّهِ فِى شَرَائِعِ الْإِسْلَامِ وَالْإِيْمَانِ. أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْوَاحِدُ الْمَنَّانُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ ااِلٰى كَافَّةِ الْخَلْقِ بِالْحَقِّ وَالْقُرْآنِ.
اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى أٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ الطَّااهِرِيْنَ مِنَ الْأَدْنَاسِ وَالْأَدْرَانِ. أَهْلِ الصِّدْقِ وَالْلْاِحْسَانِ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَآعِبَادَاللّٰهِ أُوْصِيْكُمْ وَاِيَّايَ بِتَقْوَى اللّٰهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ. قَالَ تَعَالٰى : اَلْحَجُّ اَشْهُرٌ مَّعْلُوْمٰتٌ ۚ فَمَنْ فَرَضَ فِيْهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوْقَ وَلَا جِدَالَ فِى الْحَجِّ ۗ وَمَا تَفْعَلُوْا مِنْ خَيْرٍ يَّعْلَمْهُ اللّٰهُ ۗ وَتَزَوَّدُوْا فَاِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوٰىۖ وَاتَّقُوْنِ يٰٓاُولِى الْاَللْبَابِ
صدق الله العظيم
Jemaah shalat jumat hari ini
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan adalah bekal terbaik dalam perjalanan kita menuju akhirat.
Allah berfirman:
وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى
"Berbekallah kamu, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa." (QS. Al-Baqarah: 197)
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah
Di bulan Dzulhijjah adalah bulan yang penuh kemuliaan. Di bulan ini, umat Islam dari seluruh dunia menunaikan salah satu rukun Islam, yaitu ibadah haji. Haji merupakan kewajiban sekali seumur hidup bagi setiap Muslim yang mampu secara fisik dan finansial. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
..... ۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ
"Kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan haji ke Baitullah, yaitu bagi orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Dan barang siapa yang ingkar (tidak melaksanakan), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya dari seluruh alam." (QS Ali ‘Imran: 97)
Haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju tanah suci. Haji adalah perjalanan iman, ketundukan, dan pengorbanan. Tujuan akhirnya bukan hanya menyelesaikan manasik, tapi meraih “haji yang mabrur”.
Apa itu haji yang mabrur? Rasulullah SAW bersabda:
Baca tanpa iklan