News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Khutbah Jumat Hari Ini, 24 April 2026: Penjelasan dan Manfaat dari Haji yang Mabrur

Penulis: Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KHUTBAH SHALAT JUMAT - Ustadz mengisi khutbah di Masjid Al Husna, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (15/6/2025). Berikut teks khutbah Jumat hari ini (24/4/2026) bertema Penjelasan dan Manfaat dari Haji yang Mabrur.

الْحَجُّ الْمَبْرُوْرُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةَ

"Haji yang mabrur tidak ada balasan lain baginya kecuali surga." (HR Bukhari dan Muslim)

Menurut hadits ini, Nabi menyebutkan bahwa haji mabrur adalah ibadah yang sangat agung nilainya di sisi Allah, karena langsung dijanjikan surga sebagai balasannya.

Seperti apa ciri ciri haji yang mabrur?

1. Diniatkan dengan ikhlas karena Allah

Haji bukan untuk pamer, bukan karena status sosial, tapi karena ketaatan kepada perintah Allah.

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya…” (HR Bukhari dan Muslim)

Adanya niat ikhlas karena Allah adalah fondasi dari ibadah haji. Tanpa keikhlasan, haji bisa menjadi perjalanan fisik belaka tanpa nilai ibadah yang sejati. Maka, penting bagi setiap muslim yang ingin berhaji untuk meluruskan niatnya hanya karena Allah semata.

2. Dilaksanakan sesuai tuntunan Nabi SAW sebagaimana sabdanya :

خُذُوا عَنِّي مَنَاسِكَكُمْ

"Ambillah dariku tata cara manasik kalian." (HR Muslim)

Menunaikan haji sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW berarti menjadikan beliau sebagai pedoman dalam setiap aspek ibadah haji. Dengan mengikuti cara beliau, seorang muslim menunjukkan ketaatan yang sejati, menjaga kemurnian ibadah, dan berharap agar hajinya diterima oleh Allah dan menjadi haji mabrur.

3. Menjaga diri dari rafats, fusuq, dan jidal.

Menjaga diri dari rafats, fusuq, dan jidal selama haji merupakan perintah langsung dari Allah untuk menjaga kesucian dan kekhusyukan ibadah haji. Ibadah haji bukan hanya sekadar menjalankan manasik, tapi juga latihan spiritual untuk menjadi manusia yang lebih sabar, bersih dari dosa, dan berakhlak mulia. Inilah jalan untuk meraih haji mabrur—haji yang diterima oleh Allah dan berdampak nyata dalam perubahan hidup.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini