News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

BREAKING NEWS: 8 Pasien Corona di Indonesia Dinyatakan Sembuh

Penulis: Nuryanti
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes yang juga juru bicara pemerintah dalam penanganan virus Corona, Achmad Yurianto

TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menyampaikan, pasien positif corona di Indonesia yang sembuh menjadi 8 orang.

Sebelumnya lima orang pasien telah dinyatakan sembuh, sehingga pada Sabtu ini ada penambahan tiga orang pasien yang sembuh.

"Sampai hari ini, saudara kita yang positif terjangkit, ada 8 orang yang dinyatakan sembuh," ujar Yuri, dikutip dari siaran langsung YouTube metrotvnews, Sabtu (14/3/2020).

Ketiga pasien tersebut dinyatakan sembuh setelah dua kali pemeriksaan dinyatakan negatif.

"Indikasinya dari dua kali pemeriksaan virus, tidak ditemukan lagi, dua kali negatif," ungkapnya.

Yuri mengatakan, pasien yang terjangkit virus corona bisa sembuh sendiri.

"Ini penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya, dengan memperbaiki imunitasnya," jelasnya.

Baca: UPDATE Daerah Sebaran Virus Corona di Indonesia, Yogyakarta hingga Manado

Baca: Dulu Pendukung Jokowi, Ernest Kritik Kebijakan Presiden Hadapi Virus Corona dan Puji Langkah Anies

Baca: BREAKING NEWS: Pasien Positif Corona di Indonesia Tambah 27 Orang

Menurutnya, semua lapisan diminta untuk ikut menghentikan penyebaran virus corona.

"Masyarakat, dunia usaha, pemerintah pusat sampai daerah."

"Kalau kita tidak menggunakan pola seperti ini, ini tak akan berhasil," ujarnya.

"Ini kewaspadaan bersama, ini berorientasi pada pergerakan orang, jadi tidak bicara pada kasus satu per satu," lanjut Yuri.

Sehingga, diharapkan, semua pihak bisa mencegah semua orang yang sehat agar tak sakit.

"Kita berbicara dalam komunitas yang lebih besar, untuk menjaga sebagian warga yang sehat tidak menjadi sakit," katanya.

"Edukasi kepada masyarakat menjadi penting, tetapi harus dengan bahasa yang dipahami," imbuh Yurianto.

(Tribunnews.com/Nuryanti)

 
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini