News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kinerja Menteri Jokowi

5 Menteri dengan Kinerja Paling Rendah, Ada Menkes Terawan hingga Edhy Prabowo

Penulis: Sri Juliati
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan nama-nama menteri pada masa pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin Rabu (23/10/2019).

Sebelumnya, Fachrul Razi juga masuk dalam daftar lima menteri dengan kinerja terburuk versi lembaga survei IPO pada Februari 2020 lalu.

Di awal menjabat sebagai Menteri Agama, Fachrul Razi berencana melarang pengguna niqab atau cadar untuk masuk ke instansi milik pemerintah.

Selain itu, ia juga mempermasalahkan ASN yang memakai celana cingkrang.

Belum usai dengan kegaduhan tersebut, kebijakan Fachrul Razi yang kembali menuai pro-kontra adalah pemberian surat rekomendasi untuk perpanjangan izin ormas Front Pembela Islam (FPI).

3. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan

Meko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan diperiksa suhu tubuhnya sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Di urutan ketiga, ada nama Luhut Binsar Panjaitan sebagai menteri dengan kinerja tidak memuaskan.

Hanya 26,1 persen responden yang puas dengan kinerja Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Sisanya, 53 persen mengaku tidak puas dan 21 persen responden tidak tahu.

Luhut Binsar Panjaitan memang bukan orang baru dalam kabinet Jokowi.

Ia selalu masuk dalam daftar pilihan Jokowi untuk mengisi pos menteri, termasuk menjadi pejabat sementara (Plt).

Di periode pertama Jokowi menjabat sebagai presiden, Luhut Binsar Panjaitan menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada 2015–2016.

Dalam reshuffle Kabinet Kerja Jilid II pada 27 Juli 2016, Luhut diangkat menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman menggantikan Rizal Ramli.

Di sela-sela menjabat sebagai Menko Kemaritiman, Luhut sempat ditunjuk menjadi pejabat sementara (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Saat Jokowi menjabat presiden untuk kedua kalinya, Luhut kembali dipilih menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Kabinet.

Di tengah perjalanan, Luhut menjadi menteri perhubungan ad interim setelah Menhub Budi Karya dinyatakan positif corona.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini