Namun, kata Zulaimi, proses pengajaran perakitan bom itu tidak berjalan mulus. Pasalnya, bom yang dibuatnya sempat meledak lantaran mengalami suatu kesalahan.
Ketika itu, sejumlah orang yang diajarkannya menjadi tak percaya dan kapok merakit bom bersama Zulaimi.
"Saya mengajarkan kepada mereka cara mencampurkan aseton Cair H2O2 cair dan HCL sekaligus hingga menyebabkan terjadinya letupan."
"Setelah hal tersebut terjadi, maka membuat mereka yang ada di situ yang mau belajar terlihat seperti kapok karena ada letupan, jadi mereka gak berani," ujar dia.
(Tribunnews.com/Maliana/Igman Ibrahim)
Berita lain terkait Penangkapan Terduga Teroris
Baca tanpa iklan