TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini berita populer nasional Tribunnews selama 24 jam terakhir.
Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan ia menolak wacana presiden tiga periode dan perpanjangan jabatan.
Hal ini ia sampaikan melalui Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman.
Sementara itu, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, berbicara soal keputusannya merapat ke pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.
Diketahui, PAN sebelumnya sudah dua kali 'berlawanan' dengan Jokowi dalam Pilpres 2014 dan 2019.
Baca juga: Darmizal Tegaskan Presiden Jokowi Tak Terlibat dalam Dualisme Partai Demokrat
Baca juga: Soal Isu Jabatan 3 Periode, Fadjroel: Sikap Jokowi Seperti Pandito Ratu
Dirangkum Tribunnews, inilah berita populer nasional yang dapat Anda simak:
1. Jokowi Tegas Menolak Wacana Presiden 3 Periode
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap wacana jabatan presiden tiga periode dan perpanjangan jabatan presiden.
Hal tersebut disampaikan melalui Juru Bicaranya, Fadjroel Rachman, yang dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Minggu (12/9/2021).
Fadjroel menegaskan Jokowi tidak memiliki niat bahkan tidak berminat untuk menjadi presiden selama tiga periode.
Pasalnya, menurut Jokowi, konstitusi telah mengamanahkan padanya jabatan presiden selama dua periode.
Untuk itu ia merasa perlu untuk menjaga konstitusi tersebut.
2. Jadwal SKD CPNS Kemenkumham 2021
Baca juga: Pelaksanaan SKD CPNS Kemendagri Bakal Dilaksanakan dengan Prokes Ketat di BPSDM Kalibata
Baca juga: Materi TWK SKD CPNS 2021: Simak Perbedaan Bela Negara, Patriotisme, Nasonalisme dan Cinta Tanah Air.
Jadwal tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kemenkumham 2021, beserta lokasi dan nama peserta dapat dilihat pada tautan dalam artikel ini.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI telah merilis jadwal SKD Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021.
Informasi terkait jadwal pelaksanaan tes SKD CPNS 2021 di lingkungan Kemenkumham tertuang pada Pengumuman Nomor: SEK-KP.02.02-596.
Adapun pelaksanaan tes SKD CPNS Kemenkumham dilaksanakan mulai September hingga Oktober 2021.
Dalam pengumuman tersebut juga tercantum hal-hal yang perlu dipersiapkan oleh peserta SKD CPNS 2021.
3. Terduga Teroris Diamankan di Petamburan
Terduga teroris berinisial MEK yang ditangkap di Petamburan, Jakarta, merupakan pengurus dalam organisasi terlarang Jemaah Islamiah (JI).
Kabag Bantuan Operasi Densus 88, Kombes Pol Aswin Siregar, mengatakan MEK masuk ke dalam struktur pengurus JI pada 2011 lalu.
Dia biasa dikenal sebagai staff Qodimah Barat.
Baca juga: Dokumen Rahasia 9/11 Dirilis FBI, Hubungan Teroris dan Arab Saudi yang Selama Ini Dicurigai Diungkap
Baca juga: 70 Pekerja Jalan Trans Papua Dievakuasi Setelah Teroris KKB Bakar Alat Berat
"Terduga MEK ditangkap di kawasan Grogol, Petamburan, Jakarta, diketahui MEK terlibat dalam JI sebagai staff Qodimah Barat pada tahun 2011 yang bertugas untuk mengurus personal dan non struktural organisasi," kata Aswin kepada wartawan, Minggu (12/9/2021).
Dijelaskan Aswin, MEK juga dikenal aktif di dalam pengurus Perisai Nusantara Esa yang merupakan sayap organisasi Jemaah Islamiah bidang advokasi.
4. Zulkifli Hasan Bicara soal PAN Dukung Jokowi
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, buka suara terkait keputusan partainya merapat ke pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin.
Menurut Zulkifli Hasan, keputusan PAN mendukung Jokowi tidak lepas dari momen bergabungnya capres dan cawapres Pilpres 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke pemerintahan Jokowi.
Diterangkan Zulkifli Hasan, PAN sudah dua kali berseberangan dengan Jokowi dalam Pilpres yakni Pilpres 2014 dan 2019.
Dalam dua Pilpres tersebut, calon presiden yang diusung oleh PAN selalu kalah.
Setelah Pilpres 2019, dalam perkembangannya, capres dan cawapres yang diusung PAN, Prabowo dan Sandiaga Uno akhirnya bergabung dengan menjadi menteri di Kabinet Jokowi.
5. Seorang Karyawan Kimia Farma Diamankan Terkait Kasus Terorisme
Baca juga: PPKM Berakhir Hari Ini, Diperpanjang Lagi atau Tidak? Simak Grafik Kasus Covid-19 Selama Sepekan
Baca juga: Soal Penetapan Perubahan Leveling PPKM Tiap Daerah, Satgas: Banyak Indikator di Dalamnya
PT Kimia Farma Tbk membenarkan salah satu karyawannya sempat diamankan Densus 88 di Bekasi Utara, Jumat (10/9/2021) lalu, karena diduga terlibat aksi terorisme.
Saat ini karyawan tersebut telah dijatuhi sanksi.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk, Verdi Budidarmo.
Ia mengatakan salah satu terduga teroris dari jaringan Jamaah Islamiyah (JI) berinisial S yang diamankan Densus 88 adalah karyawannya.
"Dari hasil penelurusan, salah satu terduga berinisial S merupakan karyawan Kimia Farma," kata Verdi dalam keterangannya, Minggu (12/9/2021).
Baca berita populer lainnya
(Tribunnews.com)