Senyawa tersebut dapat mengubah konfigurasinya, terkadang meniru nukleosida cytidine dan terkadang meniru uridin.
Untaian RNA itu menjadi blueprint yang salah untuk putaran genom virus berikutnya.
Di mana pun senyawa itu dimasukkan dan pergeseran konformasi itu terjadi, mutasi titik terjadi.
Ketika cukup banyak mutasi terakumulasi, populasi virus runtuh.
(Tribunnews.com/Widya, Kompas.com/Gloria Setyvani Putri)
Baca tanpa iklan