“Tanpa dukungan masyarakat luas, akan sangat sulit. Namanya saja mafia, tidak mudah memberantasnya,” cetus Bimo.
Bimo mengungkapkan keberadaan mafia tanah telah banyak memakan korban.
Banyak pihak tidak sanggup melawan para mafia tanah yang lihai menerobos celah-celah hukum dan berlikunya proses peradilan.
Keberadaan mafia tanah telah merugikan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.
Aspek ketidakpastian hukum, membuat investor memilih tempat atau negara lain yang lebih menjamin kepastian berinvestasi.
Baca tanpa iklan