"Punya polisi dan tentara yang di bawah ini pistol. Paling tidak pentungan. Tapi NU tidak. Walaupun punya Banser. Tapi tetap tidak punya wewenang untuk melakukan paksa fisik."
Meski tak memiliki kedua hal tersebut, Gus Yahya menegaskan bahwa NU harus tetap mengoperasikan organisasi layaknya pemerintahan.
"Saya tekankan kepada teman-teman personalia PBNU mulai dari harian sampai lembaga-lembaga untuk berpikir seperti pemerintah," katanya.
Baca tanpa iklan