News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2024

Prabowo Setelah Bertemu Yusril: Jangan Saling Menghujat dan Mengejek

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra usai pertemuan di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/5/2023).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah melakukan pertemuan terutup bersama Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) di rumah Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pertemuan itu berlangsung selama satu jam setengah.

Seusai bertemu, Prabowo mengungkapkan Yusril merupakan sahabat yang telah dikenalnya selama 40 tahun.

Eks Danjen Kopassus itu telah biasa saling mengingatkan satu sama lainnya dalam berpolitik.

"Saya kira itu keyakinan saya bahwa prosea demokrasi ini sangat penting kita perlu untuk saling mengoreksi saling ingatkan. Tadi kita dalam rangka, dalam suasana kekeluargaan. Jangan ada saling menghujat, saling mengejek," ujar Prabowo seusai melakukan pertemuan dengan Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra di kediaman Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Kamis (6/4/2023).

Baca juga: PBB Tawarkan Yusril Jadi Cawapres Prabowo, Ini Respons Gerindra

Menurut Prabowo, saling menghujat dan mengejek bukanlah budaya yang pantas untuk Indonesia. Dia pun tidak menampik baik dirinya dan Yusril kerap saling berbeda pendapat.

"Hal-hal yang negatif seperti itu tidak pantas dan perlu dan tidak cocok untuk budaya Indonesia. Sebetulnya ini kawan lama. Dan kawan lama pun belum tentu setiap saat itu sependapat. Sering kita berbeda pendapat tapi tetap kita harus bersahabat," jelasnya.

Baca juga: Bakal Kunjungi Rumah Kertanegara, PBB Bawa Misi Khusus: Prabowo Capres, Yusril Cawapres

Lebih lanjut, Prabowo menambahkan pertemuan ini bagian dalam rangka saling melaksanakan tugas dan konstitusi untuk menghadapi pemilihan umum yang kuranf dari satu tahun lagi.

Karena itu, Menteri Pertahanan RI itu menilai sangat wajar pimpinan parpol intensif melakukan komunikasi politik.

"Silaturahmi politik, satukan pandangan, kemudian pengalaman, dan saling menyampaikan saran," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini