Sementara, wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) mengalami kulminasi sebelum ekuinoks.
Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, yang masuk daerah IKN, bakal mengalami kulminasi pada 17 Maret pukul 12.21.20 WITA.
3. Elongasi Timur Maksimum Merkurius (24 Maret 2024)
Elongasi Timur Maksimum Merkurius adalah jarak sudut antara pusat piringan bulan dan pusat piringan matahari untuk pengamat di permukaan bumi.
Sudut elongasi maksimum (timur atau barat) untuk Merkurius berkisar di antara 18° dan 28°, sedangkan untuk Venus di antara 45° dan 47°.
Spesifiknya, pada saat terjadi elongasi timur maksimum, merkurius dan venus terlihat sebagai objek malam yang terbenam di barat setelah matahari.
Fenomena ini akan terjadi pada 24 Maret 2024.
4. Bulan Purnama (25 Maret 2024)
Bulan purnama adalah salah satu dari delapan fase bulan yang menampakkan seluruh permukaan bulan.
Terjadinya bulan purnama di bulan Maret 2024 tersebut juga terjadi pada 25 Maret 2024.
Fenomena langit fase bulan purnama ini juga disebut full moon.
5. Gerhana Bulan Penumbra (24-25 Maret 2024)
Pada bulan Maret 2024 ini diperkirakan akan terjadi Gerhana Bulan Penumbra.
Munculnya fenomena ini terjadi pada 25 Maret 2024 M atau bertepatan dengan 15 Ramadhan 1445 H.
Gerhana Bulan Penumbra terjadi ketika cahaya matahari terhalang bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.
Gerhana bulan ini terjadi saat posisi bulan, matahari, bumi sejajar sehingga bulan hanya masuk ke bayangan penumbra bumi.
Akibatnya, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama.
Meski seluruh wilayah Indonesia tak bisa menyaksikan Gerhana Bulan Penumbra, masyarakat bisa menikmati pemandangan indah bulan purnama.
(Tribunnews.com/M Alvian Fakka)
Baca tanpa iklan