TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP mengusulkan posisi Polri dikembalikan di bawah TNI atau Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus yang menyampaikan usulan tersebut dalam jumpa pers di Jakarta pada Kamis (28/11/2024).
Usulan ini muncul setelah melihat hasil sementara Pilkada Serentak 2024.
Dimana PDIP merasa kekalahan mereka di Pilkada 2024 disebabkan oleh pengerahan aparat kepolisian yang diistilahkan 'parcok' alias partai coklat.
"Kami sedang mendalami kemungkinan untuk mendorong kembali agar Kepolisian Negara Republik Indonesia berada di bawah kendali Panglima TNI atau Kementerian Dalam Negeri," ungkap Ketua DPP PDI-P, Deddy Yevri Sitorus.
Pernyataan Deddy Sitorus memantik beragam tanggapan dari elemen masyarakat, baik yang pro dan kontra.
Baca juga: Sikap Mabes TNI soal Wacana Mengembalikan Polri di Bawah Kendali TNI
Lalu siapa sebenarnya Deddy Sitorus? Berikut sosok dan sepak terjangnya sebagaimana dirangkum Tribunnews.com pada Senin (2/12/2024):
Eks Tim Pemenangan Jokowi di Pilpres
Deddy Yevri Hanteru Sitorus, M.A nama lengkap Deddy Sitorus.
Lahir 17 November 1970, saat ini Deddy Sitorus menjabat Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Utara.
Deddy Sitorus menjabat Anggota DPR RI sejak 2019.
Deddy Sitorus pernah menjadi calon anggota DPR-RI masa bakti 2014–2019 untuk daerah pemilihan Riau II namun gagal terpilih.
Deddy Sitorus menghabiskan masa kecilnya di Pematang Siantar, Sumatera Utara.
Di DPP PDIP Deddy Sitorus dipercaya sebagai salah satu ketua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu.
Di Pilpres 2019, Deddy Sitorus adalah Anggota Tim Kemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin.
Sementara di Pilpres 2024 lalu, Deddy Sitorus dipercaya sebagai sekretaris tim relawan pemenangan Ganjar-Mahfud MD.
Biodata Deddy Sitorus:
Nama Lengkap: Deddy Yevri Hanteru Sitorus
Nama Panggilan : Deddy Sitorus
Tempat/Tanggal Lahir: Pematang Siantar / 17 Nopember 1970
Agama: Katolik
Riwayat Pendidikan :
- SD Perguruan Kristen Kalam Kudus Pematang Siantar (1976–1983)
- SMP Negeri 4 Pematang Siantar (1983–1986)[4]
- SMA Negeri 3 Pematang Siantar (1986–1989)
- S-1 Budidaya Pertanian, Universitas Simalungun (1989–1994)
- S-2 Master of Arts, Kingston University
Riwayat Pekerjaan :
- PT. Berkah Multi Cargo, Sebagai: Komisaris Independen. Tahun: 2017 - 2018
- PTPN 3 (Holding), Sebagai: Komisaris Independen. Tahun: 2016 - 2018
- PT. Waskita Beton Precast, Sebagai: Komisaris Independen. Tahun: 2014 - 2017
- IHS - Exclusive Analysis, Sebagai: South East Asia Researcher. Tahun: 2013 - 2018
- PT. Optima Consulting Network, Sebagai: Komisaris. Tahun: 2012 - 2014
- Exclusive Analysis (Acquires by IHS), Sebagai: Indonesia Contry Representative. Tahun: 2011 - 2013
- PT. Optima Consulting Network, Sebagai: Direktur Eksekutif. Tahun: 2010 - 2012
- PT. Takagama, Sebagai: Kommissioner. Tahun: 2009 - 2018
Riwayat Organisasi :
- Koalisi Anti Utang (KAU), Sebagai: Pendiri dan Presidium. Tahun: 2000 - 2001
- South East Council for Food Security and Fair Trade (SEACON), Sebagai: Indonesia Represntative. Tahun: 1999 - 2001
- Komunitas Aksi Solidaritas Buruh Indonesia (KASBI), Sebagai: Pendiri dan Presidium. Tahun: 1998 - 2000
- Friends of The Earth, Sebagai: Indonesia Represntative. Tahun: 1998 - 1999
- Asian NGO Coalition on Rural Develompment and Agrarian Reforn (ANGOC), Sebagai: Indonesia Represntative. Tahun: 1998 - 2001
- Internasional Concil on Social Welfare (ISVW), Sebagai: Indonesia Represntative. Tahun: 1998 - 1999
Sumber: Tribunnews.com/Tribun Kaltara