"Ada sekitar 1.000 peserta aksi. Tapi ini masih di jalan, kena macet dan sebagainya," kata Lily di Kantor Kemenaker.
Para demonstran itu tergabung dalam tiga konfederasi buruh, lima serikat buruh, dan 90 komunitas buruh.
Mereka menuntut pembayaran atau pemberian THR kepada pada driver ojol.
"THR wajib bagi driver ojol, taksi online, dan kurir," jelas Lily.
Dia menyebutkan, tuntutan pemberian THR merupakan bentuk akumulasi ketidakpuasan pekerja angkutan terhadap aplikator atau perusahaan penyedia jasa angkutan.
Lily melanjutkan, para pengemudi ojol sudah bekerja bertahun-tahun, tetapi tidak pernah mendapatkan THR.
"Selama 10 tahun belum pernah ada yang memberikan THR untuk mereka, sedangkan mereka bekerja setiap hari menghasilkan ratusan juta," kata Lily.
(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani/Rahmat Fajar Nugraha)(Kompas.com)
Baca tanpa iklan