Pembentukan Danantara disebut-sebut ingin meniru model investasi seperti Temasek di Singapura.
Namun, Dr John menilai bahwa pencapaian tersebut memerlukan proses yang panjang dan fondasi yang kuat dalam pengelolaan investasi.
Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi terkait kondisi keuangan BUMN yang tergabung dalam Danantara. Menurutnya, sebelum penggabungan, perlu dilakukan audit menyeluruh agar tidak ada masalah keuangan yang tersembunyi.
“Jangan sampai penggabungan ini justru menutupi masalah keuangan yang selama ini terjadi di BUMN. Transparansi adalah kunci utama,” tegasnya.
Meskipun terdapat tantangan, Dr. John tetap optimis bahwa dengan kepemimpinan yang baik serta pengawasan yang ketat, Danantara dapat menjadi pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Ia juga menekankan peran media dan masyarakat dalam mengawal proses ini agar tetap sesuai dengan kepentingan nasional. (*/)
Baca tanpa iklan