News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hari Hemofilia Sedunia Diperingati 17 April, Berikut Tema Peringatan dan Sejarahnya

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

HARI HEMOFILIA SEDUNIA - Ilustrasi peringatan Hari Hemofilia Sedunia atau World Hemophilia Day tanggal 17 April diunduh melalui Freepik Rabu (16/4/2025). Berikut ini tema peringatan Hari Hemofilia Sedunia 17 April 2025, beserta sejarah dan kumpulan ucapannya.

TRIBUNNEWS.COM - Tanggal 17 April secara global diperingati sebagai Hari Hemofilia Sedunia atau World Hemophilia Day.

Dikutip dari Kemenkes, Hemofilia merupakan gangguan pendarahan genetik di mana darah tidak membeku dengan normal karena kekurangan atau disfungsi faktor pembekuan darah.

Kondisi ini dapat menyebabkan pendarahan yang lebih lama setelah cedera atau operasi, serta pendarahan spontan di persendian dan organ dalam.

Meskipun merupakan kondisi seumur hidup, dengan diagnosis dan manajemen yang tepat, penderita hemofilia dapat menjalani kehidupan yang aktif dan sehat.

Hari Hemofilia Sedunia, yang diperingati setiap tahun, adalah kesempatan global untuk meningkatkan kesadaran tentang hemofilia dan gangguan pendarahan bawaan lainnya.

Peringatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang kondisi ini, tantangan yang dihadapi oleh individu yang hidup dengan hemofilia, serta pentingnya diagnosis dini dan akses terhadap perawatan yang tepat.

Selain itu, peringatan ini juga menjadi platform untuk mendukung komunitas hemofilia, mendorong penelitian, dan mengadvokasi kualitas hidup yang lebih baik bagi mereka yang terkena dampak.

Tema Hari Hemofilia Sedunia 2025

Dilansir Pace Hospital, tahun ini, tema Hari Hemofilia Sedunia adalah "Akses untuk Semua: Perempuan dan Anak Perempuan Juga Menderita Hemofilia".

Tema ini menyoroti perlunya diagnosis dan perawatan yang lebih baik bagi anak perempuan dan perempuan dengan gangguan pendarahan, yang sering kali tidak terdiagnosis dan tidak terlayani.

Fokusnya adalah untuk memastikan akses yang adil terhadap perawatan bagi penderitanya.

Baca juga: Pasien Hemofilia di Indonesia Kurang Terdiagnosis, Kenali Gejalanya

Sejarah Hari Hemofilia Sedunia

Hari Hemofilia Sedunia pertama kali dirayakan pada 17 April 1989 oleh Federasi Hemofilia Dunia (WFH).

Ini adalah untuk menghormati ulang tahun Frank Schnabel, pendiri WFH.

Hemofilia baru ditemukan pada abad ke-10, ketika orang-orang mulai memperhatikan jumlah kematian pria yang tidak proporsional akibat kecelakaan yang tampaknya kecil.

Kondisi ini disebut sebagai abulcasis pada saat itu.

Namun, kondisi ini tidak dapat diobati karena keterbatasan teknologi.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini