TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Marsekal Muda TNI Budhi Achmadi, menjadi salah satu sosok perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang banyak mendapat perhatian publik, karena rekam jejak panjangnya di dunia militer dan penerbangan tempur.
Perwira tinggi TNI AU berpangkat bintang dua itu dikenal sebagai penerbang tempur berpengalaman yang telah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI.
Budhi Achmadi merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1994.
Saat menempuh pendidikan di AAU, ia berhasil meraih penghargaan Ati Tanggap Emas di bidang elektronika.
Setelah lulus dari AAU, Budhi melanjutkan pendidikan Sekolah Penerbang (Sekbang) dan resmi menjadi penerbang tempur TNI AU pada 1996.
Ia dikenal memiliki pengalaman panjang menerbangkan pesawat tempur F-5E/F Tiger II.
Dalam kariernya sebagai penerbang tempur, Budhi Achmadi berhasil mencatat lebih dari 2.000 jam terbang, capaian yang dinilai tidak mudah diraih oleh seorang pilot tempur TNI AU.
Tak hanya aktif di dunia militer, Budhi juga dikenal memiliki perhatian terhadap dunia akademik dan literasi. Ia pernah menerima penghargaan “Kasau Award” pada 1999 atas kontribusinya dalam bidang tulis-menulis.
Salah satu karya tulisnya berjudul Manusia, Prajurit, dan Kehidupan diterbitkan pada 2001 dan banyak dikenal di kalangan prajurit muda TNI AU.
Dalam bidang pendidikan, Budhi Achmadi juga memiliki rekam jejak akademik yang cukup panjang. Ia meraih gelar Master in Strategic Studies dari RSIS Nanyang Technological University (NTU), Singapura, pada 2013.
Selain itu, ia juga menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas Brawijaya pada 2019.
Sepanjang karier militernya, Budhi Achmadi pernah menduduki sejumlah posisi penting, mulai dari Danlanud Silas Papare Jayapura, Dankosekhanudnas II Makassar, hingga Wakil Komandan Kodiklatau.
Pada Oktober 2023, ia resmi dipercaya menjabat Panglima Komando Operasi Udara II (Pangkoopsud II), salah satu posisi strategis di tubuh TNI AU yang membawahi wilayah udara Indonesia bagian tengah.
Kini Budhi menjabat sebagai Asisten Strategi Panglima TNI.
Baca tanpa iklan