News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kepala LAN: Kepemimpinan Kolaboratif Kunci Transformasi Ekonomi

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PELATIHAN KEPEMIMPINAN NASIONAL - Kepala Lembaga Administrasi Negara, Dr. Muhammad Taufiq, bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto pada pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXV kerjasama LAN dengan Tanoto Foundation, di Aula Prof. Agus Dwiyanto, Senin (11/8/2025).

Kepala LAN: Kepemimpinan Kolaboratif Kunci Transformasi Ekonomi

TRIBUNNEWS.COM - Birokrasi ibarat mesin kapal besar yang mengarungi lautan menuju Indonesia Emas. 

Agar kapal ini melaju cepat dan tepat sasaran, dibutuhkan nakhoda visioner serta kru terampil yang mampu bekerja sama. Tanpa kepemimpinan yang kuat, birokrasi berisiko melambat dan menghambat kemajuan.

Pesan itu disampaikan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Dr. Muhammad Taufiq, DEA saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXV, hasil kerja sama LAN dan Tanoto Foundation, di Aula Prof. Agus Dwiyanto, Senin (11/8/2025).

Baca juga: Lembaga Administrasi Negara Buka Seleksi Tenaga Ahli, Ini Syarat dan Jadwalnya

Taufiq menjelaskan, peserta pelatihan adalah pemimpin efektif di instansi masing-masing, yang akan diasah kemampuannya untuk melakukan transformasi pelayanan publik.

Tema nasional PKN tahun ini adalah “Pengembangan Kapasitas Kepemimpinan Birokrasi Dalam Mendukung Asta Cita Untuk Mewujudkan Indonesia Maju”.

Kegiatan mencakup agenda pembelajaran, benchmarking, penyusunan policy brief, hingga proyek perubahan, yang diarahkan mendukung SDGs, reformasi tata kelola, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Kepemimpinan kolaboratif adalah kunci transformasi ekonomi, tata kelola, dan supremasi hukum. Kolaborasi lintas sektor seperti yang dilakukan LAN dan Tanoto Foundation menjadi contoh nyata,” tegas Taufiq.

Inge Sanitasia Kusuma, Country Head Tanoto Foundation, menekankan pentingnya investasi pada SDM melalui pendidikan, kesehatan, dan kepemimpinan berkualitas.

“Indonesia sedang bergerak menuju negara maju. Pemimpin adaptif, visioner, dan berintegritas adalah syarat mutlak,” ujarnya.

Menteri PANRB Rini Widyantini mengingatkan peserta agar menjadi jembatan penghubung antara rasionalitas teknokratik, aspirasi politik, dan kebutuhan publik.

Sementara Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan bahwa pelatihan ini harus melahirkan pemimpin solutif dan inovatif, dengan proyek perubahan yang relevan dan berdampak.

PKN Tingkat I Angkatan LXV diikuti 48 peserta dari kementerian, lembaga, kepolisian, dan pemerintah daerah. Pelatihan berlangsung 114 hari dengan total 935 jam pelajaran, memadukan pembelajaran akademik, lapangan, dan evaluasi kepemimpinan, sehingga hasilnya dapat langsung dirasakan dalam praktik.

PELATIHAN KEPEMIMPINAN NASIONAL - Kepala Lembaga Administrasi Negara, Dr. Muhammad Taufiq, bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto pada pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXV kerjasama LAN dengan Tanoto Foundation, di Aula Prof. Agus Dwiyanto, Senin (11/8/2025).

Sosok Muhammad Taufiq

Muhammad Taufiq adalah seorang birokrat dan akademisi Indonesia yang menjabat sebagai Kepala LAN RI sejak 20 Desember 2024.

Sebelum dilantik secara resmi, ia sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala LAN dan sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara.

Kariernya di LAN dimulai sejak tahun 2007 sebagai Pembantu Ketua I Bidang Akademik di STIA LAN Jakarta, menunjukkan dedikasi panjang dalam pengembangan kapasitas aparatur negara.

Taufiq memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang ilmu politik dan administrasi publik.

Ia meraih gelar sarjana dari Universitas Negeri Jember di bidang Hubungan Internasional, kemudian melanjutkan studi ke Institut d’Études Politiques de Bordeaux (Sciences Po Bordeaux), Prancis, tempat ia memperoleh gelar Magister dan Doktor Ilmu Politik. 

Pendidikan internasional ini memperkuat perspektifnya dalam reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan.

Selain berkarier di LAN, Taufiq juga pernah menjadi penasihat untuk Kementerian Administrasi Negara dan Manajemen Teritorial Timor Leste antara tahun 2009 hingga 2012.

Dalam peran tersebut, ia mendukung reformasi birokrasi dan penguatan kapasitas pemerintahan lokal. Ia juga terlibat dalam berbagai program pengembangan kapasitas aparatur di Indonesia Timur, bekerja sama dengan lembaga internasional seperti GIZ dan AusAid.

Taufiq dikenal aktif sebagai pembicara dalam seminar, lokakarya, dan pelatihan baik di dalam maupun luar negeri. Topik yang sering ia angkat meliputi reformasi birokrasi, manajemen perubahan, dan kepemimpinan.

Ia juga memiliki sejumlah sertifikasi profesional, seperti Certified Human Resource Manager dan Certified Risk Management Professional, yang menunjukkan komitmennya terhadap profesionalisme dan pengembangan diri.

Sebagai Kepala LAN, Taufiq membawa visi transformasi birokrasi yang adaptif dan berbasis data.

Di bawah kepemimpinannya, LAN terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan kebijakan publik dan kompetensi ASN.

Ia dikenal sebagai sosok yang tenang, akademis, dan berorientasi pada hasil, serta berkomitmen untuk menjadikan LAN sebagai motor penggerak reformasi birokrasi di Indonesia.

Apa Itu LAN?

Lembaga Administrasi Negara (LAN) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang memiliki peran strategis dalam pengembangan kapasitas dan kualitas aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia.

Didirikan pada tahun 1957 melalui Peraturan Pemerintah No. 30 Tahun 1957, LAN bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi ASN agar mampu menjalankan tugas pemerintahan secara efektif dan efisien.

LAN memiliki tugas utama dalam pengkajian kebijakan dan inovasi administrasi negara, serta penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi ASN.

Selain itu, LAN juga bertanggung jawab atas penjaminan mutu pengembangan kompetensi ASN dan penyusunan kebijakan terkait manajemen pemerintahan.

Dalam pelaksanaannya, LAN berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Struktur organisasi LAN terdiri dari beberapa deputi yang menangani bidang-bidang khusus, seperti Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN, dan Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN.

LAN juga memiliki unit pelaksana teknis di berbagai daerah seperti Jatinangor, Makassar, Samarinda, dan Banda Aceh, yang berfungsi sebagai pusat pelatihan dan pengembangan.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor publik, LAN menyelenggarakan pendidikan tinggi melalui Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) di Jakarta, Bandung, dan Makassar.

STIA LAN menawarkan program S1, S2, dan sejak 2019 juga program S3 terapan di bidang administrasi negara.

Pendidikan ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan birokrasi modern dan mendukung reformasi tata kelola pemerintahan.

Dengan slogan “Makarti Bhakti Nagari,” LAN terus bertransformasi untuk menjawab kebutuhan zaman, termasuk melalui digitalisasi pembelajaran dan pengembangan kebijakan berbasis data.

Kepala LAN saat ini adalah Dr. Muhammad Taufiq, DEA, yang memimpin lembaga ini dalam menjalankan misi peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini