1. Mengelola Personel TNI AU di Lanud Halim
- Merencanakan dan melaksanakan administrasi kepegawaian, seperti rekrutmen, mutasi, promosi, dan penempatan anggota.
- Mengurus pengembangan karier, termasuk pendidikan dan latihan bagi personel.
- Menangani pembinaan personel agar tetap disiplin dan profesional.
2. Menangani Kesejahteraan dan Pembinaan Mental
- Bertanggung jawab atas program-program kesejahteraan, seperti perumahan dinas, tunjangan, dan bantuan sosial.
- Mengelola kegiatan pembinaan mental, moral, dan ideologi untuk mendukung loyalitas dan semangat juang prajurit.
3. Pendataan dan Evaluasi
- Menyusun data personel secara akurat dan memperbarui database personel secara berkala.
- Melakukan evaluasi kinerja individu dan satuan untuk perencanaan pembinaan berikutnya.
4. Koordinasi dengan Komando Atas
- Melaporkan perkembangan personel kepada Komandan Lanud dan staf terkait.
- Melaksanakan kebijakan dan perintah dari Mabes TNI AU terkait manajemen SDM militer.
Rekam Jejak
Berikut adalah rekam jejak dari Kolonel Pnb Sunar Adi Wibowo :
- Tahun 2002 : Lulusan AAU
- Tahun 2004 : Sekolah Penerbang (Sekbang)
- Tahun 2012 : Sekkau (Sekolah Staf & Komando AU)
- Tahun 2017 : Seskoau (Sekolah Staf & Komando TNI AU)
- Tahun 2020–sekarang : Komandan Skadron Udara 17 (Danskadud 17)
- Tahun 2025 : Kepala Dinas Personel Lanud Halim, Komandan Upacara Penurunan Bendera Negara
Komandan Penurunan Bendera Merah Putih Tahun 2025
Kolonel Pnb Sunar Adi Wibowo dipercaya sebagai Komandan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam tim “Indonesia Bersatu” di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Minggu (17/8/2025), dikutip dari rilis resmi Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP).
Bukan hanya Kolonel Pnb Sunar Adi Wibowo, Kapten Inf Xandy Dharwika Hutagaol, menjabat sebagai Kasiren Grup 1 Kopassus, bertugas di posisi Komandan Kompi Paskibraka.
Presiden Prabowo Subianto kembali memimpin upacara sebagai Inspektur Upacara Penurunan Bendera Merah Putih.
Sementara dari tim Paskibraka, pembawa baki Sang Merah Putih adalah Aliah Sakira.
Serta yang menjadi cadangan pembawa baki adalah Sultana Najwa.
(Tribunnews.com/Ika Wahyuningsih/Taufik Ismail)
Baca tanpa iklan