News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gaji Anggota DPR

Gaji Anggota DPR Disorot, Sahroni: Disalurkan Kembali ke Masyarakat Lewat Program Kerja

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GAJI DPR - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia memberikan penjelasan terkait sorotan publik mengenai gaji anggota DPR. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, memberikan penjelasan terkait sorotan publik mengenai gaji anggota DPR. 

Sahroni adalah politisi sekaligus Bendahara Umum DPP Partai Nasdem Partai.

Ia lahir pada 8 Agustus 1977 di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan dijuluki “Crazy Rich Tanjung Priok” 

Dia mengatakan, pendapatan yang diterima wakil rakyat pada akhirnya akan kembali ke masyarakat melalui berbagai program yang dijalankan di daerah pemilihan masing-masing.

“Kita Anggota DPR ini sangat menyadari bahwa kita merupakan pejabat publik yang digaji oleh masyarakat dan pada akhirnya uang tersebut akan kembali ke masyarakat. Melalui apa? Salah satunya program kerja dan berbagai bantuan sesuai aspirasi masyarakat di dapil,” kata Sahroni, kepada wartawan Kamis (21/8/2025).

Di dapilnya yang meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu, Sahroni menekankan fokus utamanya pada penanganan banjir yang kerap menjadi masalah utama warga. 

Dia mencontohkan bahwa timnya menyiapkan program-program khusus untuk membantu mengurangi dampak banjir di wilayah tersebut.

“Dari seluruh anggota DPR RI dari Sabang sampai Merauke yang berjumlah 580 orang, setiap anggota tentunya punya PR di dapilnya yang harus diselesaikan sesuai kebutuhan masyarakatnya," ucapnya.

"Nah dari sanalah program ini dikembangkan untuk menjawab permasalahan di dapil. Contoh, untuk di dapil saya salah satu masalah yang kerap muncul adalah banjir. Ya selanjutnya tim saya akan membentuk program-program terkait membantu dan menanggulangi banjir,” imbuhnya.

Sahroni menambahkan bahwa tidak semua anggota DPR memilih untuk mempublikasikan kegiatannya. 

Namun, ia yakin masyarakat di setiap dapil tetap merasakan manfaat dari program-program tersebut.

“Selain itu, tidak semua anggota dewan mengekspos kegiatannya di sosial media. Ya ibarat tangan kanan memberi, tangan kiri tidak mengetahui. Tapi saya yakin kok, kalau ditanya ke masyarakat di dapilnya masing-masing, pasti merasakan program dan bantuan dari anggota dewan terpilihnya,” pungkasnya.

Jadi sorotan

Untuk diketahui gaji anggota DPR kini menjadi sorotan usai diisukan mengalami kenaikan.

Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, memberikan klarifikasi terkait berita yang beredar di publik tentang kenaikan gaji anggota DPR RI.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini