News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Wawancara Eksklusif

Jokowi Tak Ingin Projo Jadi Partai Politik

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jawab: Jadi, di media juga Pak Jokowi sudah beberapa kali menyampaikan, "Saya tidak ada mengajak, mendorong-dorong orang." Konteksnya waktu itu misalnya kader-kader Nasdem, tapi statement itu keluar, termasuk kepada Projo. Termasuk kepada Projo, Pak Jokowi secara langsung, secara pribadi, baik ke ketua umum pribadi, ke kami waktu di rumah, nggak ada. Tapi jujur kami akui, memang kader-kader kita, kader-kader Projo di bawah, oleh teman-teman PSI, banyak yang diajak gabung.

Tanya: Banyak yang diajak gabung, menjadi pengurus?

Jawab: Tapi itu secara individu ya? Menjadi ketua.

Tanya: Orang per orang?

Jawab: Iya, orang per orangan. Demikian juga, ada juga kita yang di partai-partai lain, di Gerindra, di Golkar. Tetapi memang banyak, lah, kita jujur, banyak kader-kader Projo di daerah yang diajak gabung oleh PSI.

Tanya: Projo tidak akan pernah menjadi partai kalau Pak Jokowi gak oke?

Jawab: Ya, standing Projo jelas. Projo tidak akan jadi partai kalau Pak Jokowi tidak menghendakinya. Karena Projo ini ada karena Pak Jokowi. Kalaupun Projo harus berubah atau menjadi partai politik, maka itu harus sekehendak Pak Jokowi. Itu jelas. Dan so far, memang arah ke sana belum ada, kan?

Tanya: Sejauh ini, Bang Fredy, yang punya kans untuk menjadi ketua umum siapa ini?

Jawab: Yang punya kans, namanya kans itu bisa jadi, bisa nggak, kan? Siapa aja punya kans. Tapi jujur ya, jujur kalau saya melihat, saya kan wakil ketua umum, saya di Projo itu walaupun termuda di DPP, ya, tapi saya yang paling senior. Jadi, saya tahu setiap orang itu. Jujur kalau saya melihat, sampai sekarang kader Projo yang masih terbaik itu Budi Arie. Kalau saya ditanya.

Tanya: Kalau Bang Fredy sendiri nggak kepengen jadi ketua umum?

Jawab: Saya rasa kok, saya belum mampu, ya, kalau jadi ketua umum, ya. Jadi, saya pribadi sih masih mendukung Budi Arie, kalau saya ditanya. Tapi kan, teman-teman di daerah yang punya suara. Kami kan nanti ketika pemungutan suara itu sudah dimisioner.(Tribun Network/ Yuda).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini