"Orang tua sangat antusias. Banyak yang bilang, dari rumah kadang menu mereka belum lengkap gizinya. Tapi dengan MBG, anak-anak bisa makan makanan dengan gizi empat sehat lima sempurna,” ungkapnya.
Ada pula momen-momen kecil yang menyentuh hati. Yaitu saat para siswa tergesa ingin melihat menu buah dalam books MBG.
"Anak-anak paling senang kalau ada buah, terutama lengkeng. Mereka bilang, ‘Bu, ini enak banget!’ karena mungkin jarang makan buah seperti itu di rumah,” kisah Hafifah sambil tersenyum.
Meski ada beberapa siswa yang memiliki alergi terhadap makanan laut, pihak sekolah dan SPPG menyesuaikan menu agar semua anak tetap mendapatkan gizi seimbang.
"Kalau ada alergi, langsung diganti dengan bahan lain yang setara gizinya,” jelas Hafifah.
Baca tanpa iklan