News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Program Makan Bergizi Gratis

Firman Soebagyo: MBG Program Kemanusiaan Menentukan Keterpenuhan Gizi Anak Bangsa

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FIRMAN SOEBAGYO - Firman Soebagyo tegaskan MBG sebagai program kemanusiaan demi gizi anak menuju Indonesia Emas 2045.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo menegaskan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai inisiatif kemanusiaan yang layak mendapatkan dukungan penuh dari seluruh elemen bangsa. 

Program MBG adalah kebijakan strategis pemerintah untuk memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan akses gizi seimbang, mengurangi stunting, dan membangun fondasi sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pemerintah menegaskan gizi adalah hak seluruh anak bangsa, bukan sekadar bantuan. Data menunjukkan 60 persen anak Indonesia tidak memiliki akses menu gizi seimbang, bahkan banyak yang tidak mampu membeli susu.

MBG menyasar anak sekolah, balita, ibu hamil, dan menyusui untuk memutus siklus gizi buruk.

Asupan gizi sejak dini membuat anak lebih sehat, cerdas, produktif, dan siap bersaing di tingkat global. 

Negara maju seperti China, Jepang, dan India sudah lebih dulu menerapkan intervensi gizi nasional sebagai fondasi pembangunan.

Firman Soebagyo menilai program ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan pemerataan akses gizi bagi anak-anak Indonesia. 

“Kami semua harus menyadari bahwa Makan Bergizi Gratis adalah program kemanusiaan dan ini merupakan program yang harus kita dukung karena ke depan kita akan menuju Indonesia Emas 2045,” kata Firman, Senin (24/11/2025).

Firman Soebagyo adalah seorang politikus dari Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI, mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah III.

Saat ini Firman bertugas di Komisi IV yang menangani isu pertanian, pangan, dan lingkungan serta Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

Dia juga pernah menjabat sebagai anggota Badan Pengkajian MPR, yang berfungsi memberikan kajian strategis bagi MPR.

Dalam perbincangannya di salah satu siaran media sosial, Firman menjelaskan bahwa kualitas sumber daya manusia di masa depan sangat ditentukan oleh kecukupan gizi sejak usia dini. 

Dia menyebut, tanpa perhatian serius terhadap mutu gizi anak, cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 akan sulit diwujudkan. 

“Kalau Indonesia mau menuju era Indonesia Emas 2045, terus kemudian kita bonus demografi, itu bisa dilakukan kalau mutu gizi anak terperhatikan, tapi kalau tidak, nothing. Disitulah pentingnya Makan Bergizi Gratis,” tegasnya.

Firman juga menyoroti bahwa program MBG bukan hanya respon terhadap kebutuhan jangka pendek, tetapi merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak pada kualitas generasi mendatang. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini