Ringkasan Berita:
- Panglima TNI dibantu Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI dalam melaksanakan tugasnya
- Itjen TNI dipimpin oleh Inspektur Jenderal (Irjen) TNI
- Irjen TNI saat ini dipimpin oleh Laksdya TNI Hersan
- Laksdya TNI Hersan pernah menjadi ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo
TRIBUNNEWS.COM - Panglima TNI memiliki sejumlah unsur pembantu dalam melaksanakan tugasnya, salah satunya adalah Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI.
Itjen TNI memiliki tugas untuk membantu Panglima TNI melakukan fungsi pengawasan di lingkungan TNI.
Itjen TNI juga mempunyai beberapa fungsi, di antaranya yakni menyelenggarakan pemeriksaan/audit di bidang kesiapsiagaan, penggunaan kekuatan dan pengembangan sistem serta metode, menyelenggarakan pemeriksaan/audit di bidang pembangunan dan penggunaan personel serta masalah yang bersifat khusus, hingga menyelenggarakan pemeriksaan/audit di bidang penyiapan bekal, penggunaan dukungan, perbendaharaan dan pembangunan materiil, jasa serta fasilitas TNI, di dalam negeri maupun luar negeri termasuk Pasukan Perdamaian PBB.
Itjen TNI dipimpin oleh Inspektur Jenderal (Irjen) TNI yang berpangkat perwira tinggi jenderal bintang tiga.
Saat ini, Irjen TNI dipimpin oleh perwira tinggi dari matra Angkatan Laut (AL), yakni Laksdya TNI Hersan.
Mantan ajudan Presiden ke-7 Joko Widodo itu sudah menduduki posisi jabatan sebagai Irjen TNI sejak 15 Agustus 2025.
Sebelum itu, ia sempat terlebih dahulu menjabat sebagai Pangkoarmada III.
Baca juga: Profil Laksdya TNI Achmad Wibisono, Putra Eks Komandan Korps Marinir yang Kini Jabat Irjenal
Lantas, seperti apakah sosok Laksdya TNI Hersan? Berikut informasi lengkapnya.
Profil Laksdya TNI Hersan
Laksdya TNI Hersan adalah lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) 1994.
Dikutip dari Wikipedia, Hersan lahir di Kepulauan Bangka Belitung, pada 7 Juli 1970.
Hersan telah malang melintang berkarier di TNI AL.
Sejumlah jabatan strategis di TNI AL sudah pernah ia emban.
Hersan tercatat pernah menjabat sebagai Komandan KRI Diponegoro-365 dan Komandan KRI Slamet Riyadi-352 (2014).
Pada tahun 2014, Hersan dipercaya untuk menjadi ajudan Jokowi selama dua tahun hingga 2016.
Setelah itu, karier Hersan makin cemerlang.
Pada 2016, Hersan diangkat menjadi Danlanal Palembang.
Satu tahun kemudian, ia diutus menjadi Koorsmin Kasal.
Kemudian, Hersan ditugaskan sebagai Asrena Kaskogabwilhan II pada 2019.
Tak berselang lama, Hersan dimutasi menjadi Danguspurla Koarmada II pada 2021.
Setelah itu, jenderal bintang tiga ini diamanahkan sebagai Staf Khusus Kasal pada 2022.
Pada tahun yang sama, Hersan kemudian ditugaskan menjadi Sesmilpres Kemsetneg RI.
Baru pada 2023 Laksdya TNI Hersan diangkat sebagai Pangkoarmada III.
(Tribunnews.com/Rakli)
Baca tanpa iklan