5. Panettone (Italia)
Roti manis berbentuk kubah tinggi dengan tekstur lembut dan aroma khas fermentasi alami.
Panettone tradisional berisi kismis dan kulit jeruk manisan, tapi kini banyak versi modern seperti cokelat, pistachio, hingga limoncello.
6. Christmas Pudding (Inggris)
Puding klasik Inggris ini kaya rempah, buah kering, dan siraman alkohol. Dibuat jauh sebelum Natal, lalu dikukus kembali pada hari perayaan.
Beberapa keluarga masih menyimpan tradisi menyelipkan koin keberuntungan di dalamnya.
7. Christmas Ham (Amerika Serikat & Skandinavia)
Ham panggang dengan lapisan glaze manis-gurih, mulai dari madu–mustard hingga maple–bourbon.
Dulunya ham disajikan karena daging babi yang diawetkan sudah siap dimakan pada bulan Desember.
8. Roast Goose (Jerman & Austria)
Sebelum kalkun populer, angsa panggang adalah hidangan utama Natal di Eropa Tengah.
Isiannya biasanya apel, bawang, dan rempah, disajikan bersama red cabbage, chestnut, dan dumpling kentang.
9. Pavlova (Australia & Selandia Baru)
Dessert ringan dengan kulit renyah, bagian dalam lembut seperti marshmallow, diberi whipped cream dan buah segar.
Hidangan ini cocok untuk Natal musim panas di belahan bumi selatan.
10. Gingerbread Cookies (Jerman, Swiss, Skandinavia, AS)
Kue jahe beraroma rempah yang bisa dibentuk manusia, hewan, sampai rumah mini.
Tradisinya berasal dari Eropa abad pertengahan dan kini menjadi kegiatan dekorasi keluarga saat Natal.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan