News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Banjir Bandang di Sumatera

3 Pernyataan Prabowo Bencana Banjir di Sumatra Terkendali: Tolak Bantuan Asing, Klaim Mampu

Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TOLAK BANTUAN ASING - Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, untuk menjenguk para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor, Jumat (12/12/2025). Pada sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025), Prabowo menegaskan tolak bantuan asing untuk penanganan bencana di Sumatra, karena situasi terkendali.

TRIBUNNEWS.com - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan situasi di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) pasca-bencana banjir bandang, terkendali.

Saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025), Prabowo menyatakan pemerintah Indonesia bisa menangani sendiri bencana banjir di Sumatra.

Dirangkum Tribunnews.com, berikut ini tiga pernyataan Prabowo soal bencana banjir di Sumatra terkendali:

1. Bisa kerahkan puluhan helikopter dalam waktu singkat

Prabowo menegaskan pemerintah Indonesia kuat dalam menghadapi permasalahan negara, termasuk penanganan bencana di Sumatra.

Ia meyakini TNI hingga Badan SAR Nasional (Basarnas) bisa mengerahkan puluhan helikopter dalam waktu singkat untuk membantu penanganan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

"TNI kuat, Polri kuat, BNPB kuat, Basarnas kuat. Mampu kita kerahkan puluhan helikopter dalam waktu dekat, belasan pesawat terbang," tegasnya, dilansir Kompas.com.

Baca juga: Menilik Lahan HTI Prabowo di Aceh, Jadi Sorotan di Tengah Banjir, Pernah Disinggung Jokowi

Lebih lanjut, Prabowo menyebut pemerintah bisa mengantar bahan bakar minyak (BBM) ke mana saja menggunakan pesawat Hercules.

Menurutnya, hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh negara-negara yang kaut.

"Ada tempat-tempat yang tiap hari BBM diantar dengan pesawat terbang, dengan Hercules. Ini hanya bisa oleh negara yang kuat," tutur dia.

"Saya baru dari situ, saya dari Takengon, saya dari Bener Meriah, saya lihat kondisinya tidak gampang, ya kan. Ketinggian 1.800, ketinggian 2.000, kabut itu."

"Jadi, penerbang-penerbang kita terbang tiap hari. Ini adalah suatu hal yang perlu kita banggakan," lanjut dia.

2. Tolak bantuan asing

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengaku mendapat banyak telepon dari kepala negara lain yang menawarkan bantuan untuk penanganan bencana di Sumatra.

Namun, Prabowo menolak bantuan itu dan menyatakan pemerintah Indonesia mampu mengatasi sendiri.

"Sehingga saya ditelepon banyak pimpinan kepala negara lain ingin kirim bantuan, saya bilang, 'Terima kasih concern (perhatian) Anda, kami mampu. Indonesia mampu mengatasi ini'," ungkap dia.

3. Sebut situasi di Sumatra terkendali

Prabowo menambahkan, situasi di Sumatra saat ini setelah diterjang bencana banjir dan longsor, sudah terkendali.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini