Ringkasan Berita:
- Sebanyak 50 mahasiswa Politeknik Sahid, Tangerang Selatan, saat ini mengikuti kegiatan magang kerja di sejumlah negara 9 diantaranya di Jepang.
- Wisuda ke-40 Tahun Akademik 2024/2025 diikuti 387 mahasiswa dari jenjang Magister Terapan, Sarjana Terapan Pariwisata, Ahli Madya Pariwisata, dan Ahli Pratama Pariwisata.
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN - Perguruan tinggi di Indonesia kini aktif menjalin kemitraan dengan sektor industri di luar negeri melalui kegiatan magang kerja dan penyaluran kerja.
Sebanyak 50 mahasiswa Politeknik Sahid, Tangerang Selatan, saat ini mengikuti kegiatan magang kerja di sejumlah negara di Jepang, Perancis, Uzbekistan, Malaysia, Taiwan, Thailand, Hongkong, Jerman, Bahrain, dan Amerika Serikat.
Dari jumlah tersebut sembilan diantaranya magang kerja di Jepang. "Mereka sudah mengikuti magang kerja sebelum lulus kuliah," kata Direktur Politeknik Sahid Baskoro Harwindito, S.ST., M.M. pada Sidang Terbuka Senat dan Wisuda ke-40 Tahun Akademik 2024/2025 yang berlangsung Rabu, 10 Desember 2025.
Dia mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi 387 wisudawan dan wisudawati dari jenjang Magister Terapan, Sarjana Terapan Pariwisata, Ahli Madya Pariwisata, dan Ahli Pratama Pariwisata.
Untuk memperkuat kualitas dan daya saing, Politeknik Sahid terus memperluas kemitraan strategis dengan sejumlah kementerian, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, BUMN serta asosiasi pendidikan tinggi dan asosiasi profesi serta lembaga pelatihan kerja di dalam negeri dan luar negeri.
Baca juga: 349 Mahasiswa dari Tujuh Program Studi Jalani Wisuda ke-18 UNIBI
“Kerjasama ini untuk mendukung program magang, penelitian dan pengabdian masyarakat, penggunaan teaching industry hospitality & tourism serta program joint degree/double degree dan non-degree program,” kata Baskoro Harwindito.
Menurutnya, pendekatan ini membuat Politeknik Sahid mampu menghasilkan lulusan dari 40 angkatan yang kompetensinya diakui secara nasional dan internasional dengan tetap berpegang pada budaya dan nilai religius sesuai falsafah “Ilmu-Amal-Sholeh”.
“Tema“Global Horizons: Celebrating the World-Class Future of Hospitality” menjadi simbol bahwa para wisudawan dan wisudawati telah menuntaskan pendidikannya dan siap melangkah lebih jauh sebagai profesional berkelas dunia tanpa meninggalkan nilai budaya dan religious,” ujarnya.
Baskoro mengatakan, wisuda kali ini menjadi momen istimewa karena Program Studi Magister Terapan Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata meluluskan angkatan pertamanya yang terdiri dari dua angkatan.
Sebanyak 8 lulusan menerima predikat “Lulusan Terbaik” dan masing-masing memperoleh beasiswa studi lanjut untuk program Diploma I, Diploma II, Diploma III dan Sarjana Terapan.
Lulusan terbaik dari Program Studi Magister Terapan mendapatkan penghargaan berupa tali asih dari lembaga.
Selain itu, 19 wisudawan penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar(KIP) yang didukung oleh Kemendiktisaintek dan 79 wisudawanti dari program kerja sama dengan mitra DUDIKA, melalui Program Professional Faculty Member (PFM), Program Musyawarah Guru Mata Pelajaran(MGMP), Program kerja sama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Sahid Group.
Wisuda ke-40 mengangkat tema Global Horizons: Celebrating the World-Class Future of Hospitality untuk terus mengembangkan lulusan yang tidak hanya siap bersaing di kancah internasional, tetapi juga tetap berpegang pada nilai, budaya, dan karakter yang menjadi identitas institusi.
Dengan sinergi yang kuat dan visi global yang jelas, pihaknya optimistis perguruan tinggi yang dipimpinnya melangkah menuju masa depan yang lebih berpengaruh dalam memajukan pariwisata Indonesia di dunia internasional. (tribunnews/fin)
Baca tanpa iklan