News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Seskab Teddy Usul PT KAI Lakukan Revitalisasi Stasiun Gambir, Ini Kata Dirut

Penulis: willy Widianto
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

STASIUN GAMBIR - Situasi di Stasiun Gambir Jakarta, Sabtu (15/4/2023). Stasiun Gambir di Jakarta, yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pergerakan nasional, terutama pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang melibatkan puluhan juta mobilitas masyarakat.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmen Presiden dalam memperkuat perkeretaapian nasional sebagai tulang punggung transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan layanan kereta api, tetapi juga pengembangan stasiun sebagai simpul utama mobilitas di kawasan pusat kota. 

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Stasiun Gambir di Jakarta, yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pergerakan nasional, terutama pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang melibatkan puluhan juta mobilitas masyarakat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa penguatan perkeretaapian nasional merupakan fokus Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan kualitas transportasi publik terus meningkat. 

Perhatian tersebut tercermin dari arahan kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk melanjutkan pengembangan dan penataan Stasiun Gambir agar semakin selaras dengan dinamika mobilitas perkotaan Jakarta.

“Kalau boleh cerita, dulu waktu masih kecil saya sering ke Stasiun Gambir. Sampai sekarang rasanya masih begitu-begitu saja, belum banyak berubah. Mumpung Pak Presiden memberikan perhatian besar pada perkeretaapian nasional, tolong Stasiun Gambir direnovasi, diperbaiki, dipercantik, diperindah, dan dibuat lebih nyaman,” ujar Teddy dalam pernyataannya, Rabu(24/12/2025).

Menurutnya, momentum kebijakan dan perhatian Presiden terhadap sektor perkeretaapian saat ini menjadi kesempatan strategis untuk membawa pengembangan Stasiun Gambir ke tahap yang lebih maju.

Stasiun tidak hanya berfungsi sebagai titik keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga sebagai ruang publik perkotaan yang representatif dan ramah bagi masyarakat.

“Mumpung sekarang Presiden memberikan perhatian besar pada perkeretaapian nasional, saya mengusulkan agar Stasiun Gambir terus dikembangkan dan ditingkatkan. Penataan ulang kawasan, pembaruan fasilitas, serta penguatan aspek kenyamanan perlu dilakukan agar pengalaman masyarakat saat menggunakan kereta api semakin baik dan sejalan dengan peran Gambir sebagai simpul mobilitas utama nasional,” lanjutnya.

Sejalan dengan arahan tersebut, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa KAI menyiapkan pengembangan Stasiun Gambir secara bertahap sebagai kawasan Transit Oriented Development (TOD) dan simpul intermoda utama di pusat Jakarta.

“Pengembangan Stasiun Gambir diarahkan pada optimalisasi pemanfaatan lahan melalui penataan zona komersial dan ruang publik multifungsi, integrasi kawasan stasiun dengan pusat kegiatan di kawasan Medan Merdeka, serta penyediaan fungsi komersial yang beragam dan tersegmentasi,” kata Bobby.

Dari sisi konektivitas, Stasiun Gambir akan diperkuat sebagai hub transportasi terpadu yang menghubungkan Kereta Api Jarak Jauh, Commuter Line, MRT Jakarta, serta layanan bus secara seamless.

Penataan kawasan juga mencakup integrasi stasiun dengan ruang publik dan taman kota di kawasan Medan Merdeka, termasuk area Monumen Nasional.

Penataan ruang luar kawasan stasiun dirancang dengan menghadirkan elemen vegetasi pada ruang antarbangunan hingga area rooftop.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini