News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Aktivis Virdian Aurellio Juga Kena Teror, Didatangi Orang Ngaku Polisi

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AKTIVIS DITEROR - Aktivis Virdian Aurellio mengaku mendapat rentetan teror. Mulai dari mobil yang dirusak hingga WhatsApp sang adik diretas.

TRIBUNNEWS.COM - Berbagai macam teror dialami influencer hingga aktivis pada penghujung tahun 2025.

Teror itu diduga berkaitan dengan kritik penanganan bencana di Sumatra yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Sejumlah pihak yang mendapat teror itu di antaranya influencer Ramond Dony Adam atau dikenal DJ Donny dan kreator konten Sherly Annavita.

Selain itu, aktivits bernama Virdian Aurellio juga mengaku mengalami rentetan teror dari orang tak dikenal.

Peristiwa teror pertama yang dialami Virdian terjadi pada Senin (22/12/2025) lalu di Jakarta Barat.

Ia mengaku kaca mobilnya dipecah oleh sejumlah orang yang mengendarai sepeda motor dan mobil.

"Saya membenarkan, ada teror kepada saya mana hari Senin minggu lalu dini hari di Jakarta Barat, mobil saya kacanya dipecahkan."

"Kaca depan (dipecah) dengan batu yang besar oleh tiga motor, 1 motor 1 orang, ada dua orang dan 1 mobil sebagai koordinator," kata Virdian, dikutip Tribunnews dari tayangan YouTube Official iNews, Kamis (1/1/2026).

Teror kedua, Virdian mengaku rumahnya didatangi oleh dua orang tidak dikenal yang mengaku sebagai polisi.

Namun, setelah ditelusuri, dua orang itu bukanlah anggota kepolisian.

"Kemudian saya juga mendapatkan teror lain seperti tempat tinggal saya itu didatangi oleh dua orang yang mengaku sebagai polisi, namun setelah dikroscek itu ternyata bukan kepolisian, jadi itu kita gak tahu siapa," ungkap dia.

Baca juga: Kompolnas Tanggapi Teror Influencer yang Kritik Penanganan Banjir, Rumah Dikirimi Bangkai Ayam

Tak hanya itu, keluarganya juga menjadi korban teror tersebut. Aplikasi pesan WhatsApp sang adik diretas.

"Dan teror luring berupa percobaan masuk kepada WhatsApp, adik saya sendiri berhasil diretas WhatsApp-nya kemudian dikirimkan video-video porno ke grup adik saya," terangnya.

Virdian mengungkap alasannya baru buka suara tentang teror yang dialaminya adalah lantaran masih fokus membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatra.

Alasan lain ia bicara soal teror yang dialaminya adalah lantaran rekan-rekannya juga mengalami hal serupa.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini