News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Natal 2025

IAPI Gelar Perayaan Natal Perdana, Dorong Solidaritas dan Profesionalisme Akuntan Publik

Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

NATAL IAPI - Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) menggelar perayaan ibadah Natal bersama bagi anggota Kristen dan Katolik di Swiss Belinn Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (10/1/2026) sore.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) untuk pertama kalinya menggelar perayaan ibadah dan Natal bersama pada tahun 2025.

Kegiatan ini mengusung tema “Allah Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema “Cahaya Kasih di Tengah Profesionalisme”, dan dihadiri sekitar 250 akuntan publik Kristen dan Katolik dari berbagai daerah.

Ketua Panitia Natal IAPI Fiantonius Sihotang, perayaan Natal ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan dan solidaritas di kalangan akuntan publik.

 

Selama ini, para akuntan publik tersebar di seluruh Indonesia sehingga jarang memiliki ruang kebersamaan lintas wilayah dan latar belakang gereja.

“Ini acara yang ditunggu-tunggu dan baru pertama kali diselenggarakan. Kami ingin para akuntan publik semakin kompak, tidak tersekat-sekat, dan bisa berkumpul bersama dalam suasana kebersamaan,” ujar Fiantonius ditulis Minggu (11/1/2026).

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana menyampaikan pesan moral dan profesionalisme di tengah situasi global dan nasional yang penuh ketidakpastian.

IAPI berharap para akuntan publik tetap menjaga integritas, etika, dan profesionalitas dalam menjalankan tugasnya, seraya optimistis menyongsong tahun 2026 yang lebih baik bagi perekonomian Indonesia.

Dari sekitar 1.700 akuntan publik yang terdaftar secara nasional, diperkirakan hampir 600–700 di antaranya beragama Kristen dan Katolik.

Meski target awal peserta hanya 200 orang, kehadiran sekitar 250 peserta dinilai cukup menggembirakan mengingat sebaran anggota yang berada dari Sabang hingga Merauke.

IAPI sendiri berdiri pada tahun 2007 sebagai organisasi profesi akuntan publik yang terpisah dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), seiring tuntutan standar internasional yang mengharuskan pemisahan organisasi profesi.

Pemisahan tersebut bukan karena konflik, melainkan untuk memperjelas peran dan spesialisasi akuntan publik sebagai profesi yang memiliki tanggung jawab khusus.

Dalam kesempatan tersebut, pengurus IAPI juga menyoroti kondisi profesi akuntan publik di Indonesia yang masih kekurangan tenaga.

Saat ini, jumlah akuntan publik di Indonesia baru sekitar 1.700 orang, jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga yang rata-rata memiliki lebih dari 5.000 akuntan publik.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini