Ringkasan Berita:
- Damai Hari Lubis menegaskan tidak ambil pusing terhadap anggapan publik bahwa kunjungannya bersama Eggi Sudjana ke rumah Jokowi bertujuan meminta maaf.
- Ia menegaskan pertemuan tersebut merupakan agenda internal TPUA yang sempat tertunda sejak April 2025, bukan langkah personal terkait proses hukum.
- Pertemuan dilakukan secara tertutup dan diklaim untuk meredam potensi perpecahan internal TPUA akibat pengaruh pihak eksternal.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Damai Hari Lubis menegaskan dirinya tidak ambil pusing terhadap anggapan publik bahwa kunjungannya bersama Eggi Sudjana ke rumah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, bertujuan untuk meminta maaf.
"Publik Bebas berpendapat," kata Damai Hari Lubis kepada Tribunnews.com dikutip Minggu (11/1/2026).
Damai menyebut, pertemuan tersebut merupakan bagian dari agenda internal Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang sempat tertunda sejak April 2025, bukan langkah personal terkait perkara hukum yang sedang berjalan.
"Eggi merasa terbebani karena saat 16 April 2025 pada waktu TPUA ke Solo agenda silaturahmi Eggi tidak hadir karena faktor sakit," kata
"Sehingga ke Solo ini merupakan bagian langkah langkah agenda internal organisasi TPUA yang layak dijalankan," sambungnya.
Dia mengklaim, pertemuan itu dilakukan karena situasi dan kondisi yang terindikasi ada yang ingin memecah belah kekompakan TPUA oleh eksternal.
Namun, Damai Hari Lubis tak menjelaskan secara pasti siapa sosok eksternal yang dimaksud.
"Akhirnya pada titik kesimpulan faktor pecah belah ini hanya dapat diredam dengan kebijakan khusus oleh 2 orang tokoh senior di TPUA semata demi kebaikan, berikut dengan segala beban pertangungjawaban moral organisasi kepada dan terbatas hanya kepada para tokoh pendiri TPUA," ungkapnya.
Dia menjelaskan, Eggi Sudjana selaku Ketua TPUA akan memberikan klarifikasi agar isu ini tidak menjadi liar dan bisa mencegah adanya fitnah kepada mereka.
"Ada timing untuk klarifikasi secara komprehensif," tuturnya.
Sebagai informasi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis mendatangi kediaman Jokowi di Solo pada Kamis (8/1/2026). Pertemuan berlangsung tertutup dan dikonfirmasi oleh ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.
Polda Metro Jaya sebelumnya menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, termasuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
Mereka dijerat sejumlah pasal pidana, baik dalam KUHP maupun Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Pertemuan Sangat Tertutup, Tak Ada Dokumentasi
Kediaman Jokowi ini jadi saksi bisu bagaimana mengharukannya momen Jokowi, Eggi Sudjana dan Hari Damai Lubis saling berpelukan.
Adalah Sekjen ReJO Prabowo–Gibran, Muhammad Rahmad yang mengungkap momen haru saling berpelukan itu.
Sayangnya, pertemuan tersebut tidak terdokumentasi.
Rahmad mengakui pertemuan berlangsung sangat tertutup.
“Saat pertemuan tidak ada foto dan video, namun sangat mengharukan. Karena pertemuan sangat terbatas dan tertutup, tidak sempat mendokumentasikan. Namun saya menyaksikan sendiri bagaimana Pak Eggi dan Pak Hari Damai Lubis berpelukan dengan Pak Jokowi sangat erat,” terang Rahmad saat dihubungi, Jumat (9/1/2026).
Baca juga: Sowan ke Rumah Jokowi, Kubu Roy Suryo Ogah Tanggapi Manuver Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis
Rahmad yang ikut mendampingi mengaku turut terharu dengan adanya pertemuan ini.
Pasalnya, Eggi Sudjana sebelumnya menjadi salah satu pihak yang menuduh ijazah Jokowi palsu, sehingga berujung pada status tersangka pencemaran nama baik.
Dalam kasus ini terdapat dua klaster tersangka yakni klaster pertama berisi pihak yang menginisiasi tuduhan seperti Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
Sementara klaster kedua berisi pihak yang menyebarkan ulang atau memperkuat tuduhan mulai Roy Suryo, dr. Tifa, dan Rismon Sianipar.
“Kami yang menyaksikan turut berkaca-kaca. Pertemuan Pak Eggi Sudjana dan Pak Hari Damai Lubis dengan Pak Jokowi adalah pertemuan patriotik yang patut menjadi suri teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelas Rahmad.
Alasan Kubu Eggi Sudjana Balik Arah hingga Temui Jokowi di Solo
Sebelumnya, kuasa hukum Eggi Sudjana, Elida Netty, menyatakan berbalik arah dan mengakui ijazah Jokowi asli setelah melihat langsung dokumen tersebut.
Jokowi juga telah menanggapi pernyataan Eggi Sudjana. Ia menegaskan ruang untuk memaafkan terbuka lebar, namun proses hukum tetap harus berjalan.
“Ya memang asli (terkait pengakuan Eggi Sudjana). Urusan maaf-memaafkan urusan pribadi. Urusan hukum ya urusan hukum,” jelas Jokowi.
Hadiah Buku dari Eggi Sudjana untuk Jokowi
Pantauan TribunSolo.com saat di lapangan kemarin, mobil yang membawa Eggi dikawal satu motor.
Eggi disebut datang bersama Damai Hari Lubis, kuasa hukum Elida Netty, Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) Darmizal, serta Sekretaris Jenderal ReJO Rakhmad.
Tak ada wawancara malam itu.
Namun, terkait pertemuan itu, ada penjelasan dari Muhammad Rahmad, Sekjen ReJO Prabowo–Gibran.
Baca juga: Kuasa Hukum Eggi Sudjana Klaim Sudah Pegang Ijazah Jokowi, Roy Suryo: Indikasi Ada yang Cair
Dia mengungkapkan adanya pertemuan tertutup antara tersangka pencemaran nama baik Eggi Sudjana dengan mantan Presiden Jokowi, Kamis (8/1/2026), di kediaman Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo.
Dalam pertemuan tersebut, Eggi Sudjana memberikan hadiah berupa buku berjudul OST JUBEDIL (Objektif, Sistematis, Toleran, Jujur, Benar, Adil) yang merupakan karya tulisnya.
Buku tersebut diberikan kepada Jokowi yang ia sebut sebagai saudara seiman se-Islam.
“Ini saya tanda tangani untuk saudaraku seiman se-Islam Pak Joko Widodo. Insyaallah beliau cerdas, berani, militan (CBM),” terangnya dalam video yang diterima TribunSolo.com, Jumat (9/1/2026).
Eggi Sudjana Doakan Jokowi
Masih bocoran dari Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO), Darmizal yang turut hadir dalam pertemuan yang digelar tertutup.
Darmizal menerangkan Eggi Sudjana tak hanya memberikan hadiah buku karya tulisnya ke Jokowi.
Tapi juga mendoakan kesehatan eks Gubernur DKI Jakarta tersebut.
“Pak Eggi Sudjana menutup pertemuan dengan memimpin doa dan mendoakan bapak Jokowi beserta keluarga agar tetap sehat, sukses, dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” ungkapnya.
Jokowi menyambut hangat kedatangan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
Baca tanpa iklan