Ringkasan Berita:
- Perayaan Tahun Baru Imlek identik dengan tradisi menyajikan makanan khas yang sarat makna simbolis dan doa keberuntungan.
- Setiap hidangan, seperti ikan, pangsit, kue keranjang, hingga mi panjang umur, dipercaya membawa rezeki, kebahagiaan, keharmonisan, dan umur panjang.
- Melalui 12 makanan khas tersebut, Imlek menjadi momen kebersamaan keluarga sekaligus harapan akan tahun baru yang penuh kemakmuran dan kesejahteraan.
TRIBUNNEWS.COM - Perayaan Tahun Baru Imlek tidak lepas dari tradisi menyajikan makanan khas yang sarat makna simbolis.
Setiap hidangan dipercaya membawa doa dan harapan baik untuk tahun yang baru, mulai dari rezeki, kebahagiaan, hingga umur panjang.
Tradisi ini berlangsung selama rangkaian perayaan Imlek yang mencapai 16 hari, dengan puncaknya pada jamuan makan malam malam Tahun Baru.
Mengutip China Highlights, makna keberuntungan dalam makanan Imlek biasanya didasarkan pada bunyi pelafalan bahasa Mandarin, bentuk makanan, atau warna hidangan.
Berikut 12 makanan khas Imlek yang dipercaya membawa keberuntungan.
1. Ikan
Ikan menjadi makanan wajib saat Imlek karena dalam bahasa Mandarin, kata ikan (yu) terdengar seperti “surplus”.
Hidangan ini melambangkan harapan akan rezeki berlebih setiap tahun.
Biasanya ikan disajikan utuh dan tidak dihabiskan agar keberuntungan terus tersisa.
2. Pangsit China (Dumpling)
Bentuk pangsit menyerupai batangan perak kuno China.
Baca juga: Imlek 2026 Tanggal Berapa? Ini Alasan Tanggal Imlek Berubah Tiap Tahun
Karena itu, dumpling melambangkan kekayaan dan kemakmuran.
Semakin banyak pangsit yang dimakan, dipercaya semakin besar peluang rezeki di tahun baru.
3. Ayam Utuh
Ayam melambangkan keberuntungan dan keutuhan keluarga.
Ayam disajikan utuh, lengkap dengan kepala dan kaki, sebagai simbol awal dan akhir tahun yang baik.
4. Kue Keranjang (Niangao)
Kue berbahan ketan ini melambangkan peningkatan hidup.
Kata niangao terdengar seperti “naik dari tahun ke tahun”, yang dimaknai sebagai kenaikan rezeki, jabatan, atau prestasi.
5. Lumpia (Spring Rolls)
Lumpia goreng berwarna keemasan menyerupai emas batangan.
Karena itu, lumpia melambangkan kekayaan dan kelimpahan harta.
6. Bola Ketan Manis (Tangyuan)
Makanan berbentuk bulat ini melambangkan kebersamaan dan keharmonisan keluarga.
Tangyuan banyak dikonsumsi saat Imlek, khususnya di wilayah China bagian selatan.
7. Mi Panjang Umur
Mi yang disajikan panjang dan tidak dipotong melambangkan umur panjang dan kebahagiaan.
Mi ini biasanya disantap pada hari pertama Imlek.
8. Bakso Kepala Singa
Hidangan bakso besar ini melambangkan kekuatan dan persatuan keluarga.
Bentuknya yang bulat menjadi simbol keutuhan dan kebersamaan.
9. Babi Kukus dengan Talas
Hidangan ini melambangkan kemakmuran dan kehidupan yang sejahtera.
Daging babi dipercaya mencerminkan kekayaan dan keberlimpahan.
10. Udang
Dalam dialek Kanton, kata udang terdengar seperti suara tawa.
Karena itu, udang melambangkan kebahagiaan dan keceriaan sepanjang tahun.
11. Sayuran Hijau
Sayuran melambangkan kesegaran, pertumbuhan, dan kemajuan.
Beberapa jenis sayur bahkan dipercaya membawa kekayaan dan keberuntungan.
12. Buah-buahan
Jeruk, mandarin, dan pomelo sering disajikan saat Imlek.
Bentuknya yang bulat dan warnanya yang cerah melambangkan kemakmuran, kesuksesan, dan rezeki berkelanjutan.
Melalui berbagai makanan khas ini, perayaan Imlek tidak hanya menjadi momen kebersamaan keluarga, tetapi juga sarana menyampaikan doa dan harapan agar tahun yang baru dipenuhi keberuntungan dan kesejahteraan.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan