News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gen Z Nilai Kerusakan Alam Ancaman Serius bagi Ketahanan Nasional

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KERUSAKAN ALAM - Mayoritas Generasi Z (Gen Z) di Indonesia menilai bahwa kerusakan lingkungan hidup merupakan ancaman langsung terhadap ketahanan nasional. (IST)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mayoritas Generasi Z (Gen Z) di Indonesia menilai bahwa kerusakan lingkungan hidup merupakan ancaman langsung terhadap ketahanan nasional. 

Hal ini pun memperkuat pandangan bahwa pelestarian alam dan budaya tidak lagi sekadar isu ekologis, tetapi telah menjadi bagian dari strategi bela negara nonmiliter.

Sukarelawan Indonesia Pembela Alam (Rimba) pun menilai, fenomena dan pandangan kelompok Generasi Z ini menjadi sinyal kuat bagi para pembuat kebijakan.

“Dari perspektif Gen Z, perlindungan alam dan budaya harus menjadi fondasi kebijakan nasional ke depan, mulai dari sektor politik, hukum, ekonomi, teknologi, hingga pertahanan negara,” ujar Ketua Umum Rimba, Eko Wiwid, Rabu (14/1/2026).

Eko pun merinci hasil temuan lembaganya soal survei yang menunjukkan bahwa 82,3 persen Gen Z menyatakan peduli terhadap pelestarian alam dan budaya Indonesia. 

Sementara 83,7 persen responden menyatakan siap terlibat langsung dalam aktivitas pelestarian berbasis budaya. Adapun, survei dilakukan pada 12 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Lebih lanjut, survei mencatat bahwa 84,1 persen responden menganggap keterlibatan dalam pelestarian lingkungan dan budaya sebagai bentuk tanggung jawab dan identitas kebangsaan. 

Bahkan, 79,3 persen Gen Z mengaku telah berpartisipasi langsung dalam berbagai kegiatan seperti kerja bakti lingkungan, kampanye digital, dan gerakan sosial berbasis ekologi.

Menurut Eko, tingginya partisipasi ini menunjukkan bahwa kesadaran ekologis Gen Z tidak berhenti pada opini, tetapi telah berkembang menjadi tindakan nyata. 

“Perkembangan teknologi informasi juga berperan besar dalam mempercepat penyebaran ide, kampanye, dan mobilisasi anak muda dalam isu lingkungan dan budaya,” terangnya.

Dari keseluruhan responden yang mencakup 434 responden yang tersebar di delapan kota besar, 84,8 persen menyatakan bahwa pelestarian alam dan budaya merupakan bagian dari kepentingan nasional Indonesia. 

Menurut Eko, temuan ini menegaskan bahwa bagi Gen Z, isu lingkungan dan kebudayaan memiliki posisi strategis dalam pembangunan jangka panjang bangsa.

“Diharapkan dapat menjadi gambaran awal bagi para pengambil kebijakan tentang orientasi dan nilai yang dianut Gen Z, khususnya dalam menghadapi Bonus Demografi dan menuju Visi Indonesia Emas 2045,” jelas Eko.

Sebagai informasi, Sukarelawan Indonesia Pembela Alam atau Rimba merupakan perkumpulan (organisasi) yang dibentuk sebagai respon nyata dari banyaknya tantangan yang terjadi pada sektor lingkungan, kemanusiaan, kebudayaan, hingga pendidikan di Indonesia. 

Rimba menjadi manifestasi sekaligus wadah bagi para pegiat alam terbuka, budayawan, peneliti, pelajar, hingga anggota masyarakat dengan semangat gotong royong dan tanpa pamrih. Saat ini, anggota RIMBA tersebar di 8 kota meliputi, Jakarta, Bogor, Bandung, Sukabumi, Cianjur, Aceh, Agam, dan Jayapura.

Perubahan Iklim

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini