Ringkasan Berita:
- Kogabwilhan III menegaskan TNI harus adaptif menghadapi ancaman non-militer seperti perubahan iklim dan degradasi lingkungan
- Melalui penanaman 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Ternate, TNI berupaya menahan abrasi, mengurangi risiko bencana pesisir
- Juga memperkuat ketahanan nasional berbasis pelestarian lingkungan dan sinergi dengan masyarakat
TRIBUNNEWS.COM, TERNATE - Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III sebagai komando utama operasi Mabes TNI, memastikan tentara terus aktif dan adaptif terhadap tantangan non-militer, termasuk ancaman perubahan iklim dan degradasi lingkungan yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial serta keamanan wilayah pesisir Indonesia.
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan upaya menjaga kedaulatan negara tidak bermakna sempit hanya pada perkara pertahanan dan keamanan. Melainkan juga upaya melestarikan lingkungan yang menjadi bagian penting ketahanan nasional.
"Menjaga kedaulatan negara tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, namun juga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Lingkungan yang sehat merupakan bagian penting dari ketahanan nasional,” kata Joko dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).
Berkenaan dengan upaya menjaga ketahanan nasional dari pesisir, Kogabwilhan III melaksanakan penanaman 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.
Penanaman ini bertujuan untuk menahan abrasi pantai, mengurangi dampak gelombang laut, serta meminimalisasi risiko bencana seperti banjir rob, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir Kota Ternate.
Baca juga: Wacana Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme Disebut Kesiapan Pertahanan Kedaulatan Negara
Joko berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif soal pentingnya menjaga ekosistem pesisir, serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Perlu dipahami bahwasanya penanaman pohon mangrove, bukan sekadar kegiatan seremonial semata. Menanam mangrove di daerah pesisir, sejatinya investasi jangka panjang kita bagi anak-cucu dan generasi mendatang bangsa di republik ini,” ujar Joko.
Joko menjelaskan, 1.000 pohon mangrove yang ditanam Kogabwilhan III berasal dari hibah PT Position. TNI lanjutnya akan terus melaksanakan pelestarian lingkungan wilayah pesisir untuk menguatkan ketahanan nasional non-militer.
“Insya Allah, kegiatan serupa akan terus berlanjut, kita lakukan di seluruh wilayah pesisir di Tanah Air, sebagai wujud nyata komitmen TNI sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara sekaligus pelindung lingkungan hidup NKRI,” pungkas Joko.
Baca tanpa iklan