Sugiono menyatakan bahwa reshuffle kabinet adalah kewenangan dari Presiden Prabowo.
Ia pun mengaku tidak tahu menahu mengenai informasi tersebut.
"Ya nggak tahu. Itu pertanyaannya harusnya ditujukan ke Presiden. Itu kan haknya Presiden mereshuffle," ujarnya.
Isu perombakan kabinet kembali mencuat setelah Presiden Prabowo menggelar retret bersama jajaran menteri di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026).
Retret tersebut digelar sebagai upaya konsolidasi dan penajaman arah kebijakan pemerintah di awal 2026, sekaligus evaluasi kinerja pemerintahan.
3 Kali Lakukan Reshuffle
Sejak dilantik menjadi Presiden, Prabowo tercatat telah melakukan tiga kali reshuffle kabinet.
Reshuffle pertama dilakukan pada 19 Februari 2025 dengan mengganti Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi Soemantri Brojonegoro dengan Brian Yuliarto.
Perombakan kedua dilakukan pada 8 September 2025, termasuk pergantian Menteri Keuangan serta pembentukan Kementerian Haji dan Umrah.
Reshuffle ketiga dilakukan pada 19 Juli 2025. Dalam perombakan kabinet tersebut Prabowo melantik 11 pejabat setingkat menteri hingga kepala lembaga.
Baca tanpa iklan