News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kementrans Umumkan Program Studi Beasiswa Patriot 2026: Total Kuota 1.100 Orang untuk Mahasiswa S2

Editor: Content Writer
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BEASISWA PATRIOT - Kementerian Transmigrasi melaksanakan rapat koordinasi program studi mitra Beasiswa Patriot tahun 2026. Program ini membuka total kuota 1.100 mahasiswa S2.

TRIBUNNEWS.COM — Kementerian Transmigrasi telah resmi mengumumkan program studi Beasiswa Patriot 2026. Program beasiswa ini memiliki total kuota 1.100 orang untuk mahasiswa S2. Para penerima beasiswa pascasarjana nantinya akan menempuh studi di Kampus Patriot yang ada di Kawasan Transmigrasi Barelang, Batam, Kepulauan Riau; Kawasan Transmigrasi Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat; dan Kawasan Transmigrasi Salor, Merauke, Papua Selatan. 

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan, Beasiswa Patriot adalah program prioritas yang disiapkan secara serius dan bukanlah proyek coba-coba. Program ini turut melibatkan sinergi berbagai perguruan tinggi unggulan dalam negeri.

Mentrans menilai, Indonesia tidak perlu rendah diri terhadap institusi luar negeri karena kualitas akademik nasional mampu menjawab tantangan pembangunan.

“Produk lokal tidak kalah. Justru Beasiswa Patriot ini ingin menunjukkan perguruan tinggi kita mampu berkontribusi langsung untuk masyarakat,” ujar Menteri Transmigrasi.

Mentrans menekankan, pendidikan dalam Beasiswa Patriot tidak berhenti pada capaian akademik semata. Pengetahuan harus menjadi alat untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, menjaga kelestarian lingkungan, serta membangun keadilan ekonomi. Sehingga dengan pendekatan tersebut, para penerima Beasiswa Patriot diharapkan hadir sebagai solusi nyata di kawasan transmigrasi.

Sedangkan Direktur Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Bondan Djati Utami menegaskan Beasiswa Patriot 2026 dirancang sebagai instrumen strategis pembangunan kawasan. Program ini merupakan bagian dari skema besar Transmigrasi Patriot 2026 yang mengintegrasikan pendidikan, riset aplikatif, dan pengabdian masyarakat guna memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi berbasis ekonomi berkelanjutan.

“Beasiswa Patriot tidak hanya kami posisikan sebagai program pendidikan, tetapi sebagai investasi sumber daya manusia untuk kawasan transmigrasi. Para awardee kami siapkan agar mampu hadir langsung di lapangan, memahami persoalan masyarakat dilapangan, dan menghasilkan solusi berbasis keilmuan yang aplikatif dan berkelanjutan,” ujar Bondan Djati Utami.

Pelaksanaan beasiswa di tiga kawasan transmigrasi tersebut merupakan hasil pemetaan kebutuhan kawasan yang matang.

“Setiap kawasan memiliki karakter dan tantangan yang berbeda karena itu, penempatan program studi, skema pembelajaran, hingga tugas akhir dirancang secara spesifik agar benar-benar mendukung penguatan ekonomi, kelembagaan, dan kesejahteraan masyarakat transmigrasi,” kata Bondan.

Baca juga: Kementerian Transmigrasi Percepat Penyelesaian Status Lahan Ribuan Keluarga Transmigran

Berikut adalah daftar program studi Beasiswa Patriot 2026 di 3 Kawasan Transmigrasi:

1. Kampus Patriot Barelang, Batam, Kepulauan Riau (Kuota 280 Mahasiswa)

Terdapat 14 program studi yang ditawarkan di Barelang dengan kuota penerima sebanyak 20 orang untuk setiap program studi.

ITS: Teknik Kelautan; Teknik Perkapalan, Teknik Sipil; dan Teknik Fisika (Rekayasa Energi Terbarukan)

ITB: Logistik; dan Perencanaan Kepariwisataan

IPB: Manajemen Sumber Daya Perairan (Teknologi Hasil Perairan)

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini